Asik, Pemerintah Resmi Tetapkan ASN Kerja 3 Hari di Kantor saat Ramadhan

Wednesday, 12 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,newsline.id – Menjelang Ramadhan 2025, pemerintah Indonesia telah menetapkan perubahan jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023.

Kebijakan ini dirancang untuk memberikan keleluasaan bagi ASN dalam menjalankan ibadah puasa tanpa mengorbankan produktivitas kerja. Aturan tersebut mencakup pengurangan total jam kerja dalam seminggu selama Ramadhan, serta penyesuaian waktu masuk kerja dan durasi istirahat harian.

Selain itu, bagi instansi yang menerapkan sistem kerja yang berbeda, terdapat ketentuan khusus yang menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan ASN tetap dapat menjalankan tugasnya dengan optimal sekaligus menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan ibadah selama bulan suci.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan pegawai negeri selama Ramadhan, sehingga mereka tetap dapat menjalankan kewajiban profesional tanpa mengabaikan aspek spiritual.

Selain itu, penyesuaian jam kerja ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif, terutama bagi ASN yang menjalani ibadah puasa.

Agar lebih memahami perubahan jam kerja ASN selama Ramadhan 2025, berikut adalah rincian lengkap yang perlu diperhatikan.

Saat ini, keputusan resmi mengenai jam kerja ASN selama Ramadhan masih menunggu kepastian. Namun, pemerintah telah menetapkan perubahan jam kerja melalui Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023.

Selama Ramadhan, total jam kerja ASN per minggu menjadi 32 jam 30 menit, tidak termasuk waktu istirahat. ASN juga akan mulai bekerja pada pukul 08.00 waktu setempat, lebih siang dibandingkan jam kerja normal yang dimulai pukul 07.30.

Selain itu, waktu istirahat mengalami penyesuaian, yakni 30 menit pada hari Senin hingga Kamis, sedangkan pada hari Jumat diberikan waktu istirahat selama 60 menit.

Berikut rinciannya:

Jam masuk kerja:

Dimulai pukul 08.00 waktu setempat, lebih lambat dibandingkan hari biasa.

Waktu istirahat:

• Senin – Kamis: 30 menit.

• Jumat: 60 menit.

Tujuan penyesuaian:

• Memberikan fleksibilitas bagi ASN dalam menyesuaikan ritme kerja selama berpuasa.

• Membantu menjaga keseimbangan antara tugas kedinasan dan ibadah selama Ramadhan.

Pengecualian:

Tidak berlaku bagi TNI, Polri, perwakilan Indonesia di luar negeri, serta ASN yang bertugas di sektor keamanan, karena mereka memiliki sistem kerja khusus yang mengikuti aturan masing-masing instansi.

Jumlah hari dan jam kerja ASN selama Ramadhan masih bisa berubah jika pemerintah mengeluarkan kebijakan baru. Untuk saat ini, keputusan resmi masih ditunggu.

Sementara itu, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 2 Tahun 2025, pemerintah telah menetapkan hari libur dan cuti bersama bagi ASN.

Dalam Keppres tersebut, cuti bersama Idul Fitri 1446 Hijriah ditetapkan pada tanggal 2, 3, 4, dan 7 April 2025. Adapun Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah diperkirakan akan jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.(**)

Berita Terkait

Sukses Tangani Perkara Penipuan, Klien Law Firm James Richard & Partners Berinisial MK Resmi Menghirup Udara Bebas dari LP Kerobokan
UM.Koe Gelar Pembekalan KKN 2026, Siapkan 1.813 Mahasiswa Bangun NTT Melalui Kolaborasi dengan Masyarakat
Mahasiswa KKN Unwira Ubah Pisang Dusun Tuamese Jadi Anggur Bernilai Jual Tinggi
DIGITAL NOMAD VISA (E33G): Solusi atau Malah Salah Sasaran?
Pemilihan Ketua PMKRI Atambua Dinilai Tidak Transparan, Anggota Minta PP Batalkan Hasil Sidang ‎
LMID Kupang Gelar Diskusi Publik Bahas Geopolitik Dunia Baru,Peringati Harla Ke-27  ‎
Antisipasi Mafia Tanah, Sertifikat Pura, Gereja, dan Masjid di Canggu Permai Dikawal Ketat
Diduga Tipu WNA Jepang Berkedok Kontraktor, Penyidik Polda Bali Cek Fisik Proyek di Jimbaran

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 11:24

Sukses Tangani Perkara Penipuan, Klien Law Firm James Richard & Partners Berinisial MK Resmi Menghirup Udara Bebas dari LP Kerobokan

Monday, 27 July 2026 - 10:28

UM.Koe Gelar Pembekalan KKN 2026, Siapkan 1.813 Mahasiswa Bangun NTT Melalui Kolaborasi dengan Masyarakat

Thursday, 16 July 2026 - 15:52

DIGITAL NOMAD VISA (E33G): Solusi atau Malah Salah Sasaran?

Sunday, 12 July 2026 - 21:12

Pemilihan Ketua PMKRI Atambua Dinilai Tidak Transparan, Anggota Minta PP Batalkan Hasil Sidang ‎

Sunday, 12 July 2026 - 03:56

LMID Kupang Gelar Diskusi Publik Bahas Geopolitik Dunia Baru,Peringati Harla Ke-27  ‎

Berita Terbaru