Diduga Telantarkan Istri dan Anak, Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam Polda NTT, Wartawan Alami Intimidasi Saat Meliput

Friday, 13 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum polisi memukul jurnalis Kupang saat meliput laporan dugaan penelantaran oleh istri seorang polisi. (Dok. Istimewa).

Oknum polisi memukul jurnalis Kupang saat meliput laporan dugaan penelantaran oleh istri seorang polisi. (Dok. Istimewa).

Newsline NTT – Seorang perempuan bernama Welmince melaporkan suaminya yang merupakan oknum anggota polisi berinisial DT ke Propam Polda NTT.Terkait dugaan penelantaran terhadap dirinya dan anak-anak mereka.Laporan tersebut, menurut Welmince, telah disampaikan ke Propam Polda NTT sejak September 2025. Namun hingga kini ia mengaku belum mendapatkan informasi yang jelas mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

‎“Kami sudah melaporkan kasus ini ke Propam Polda sejak September 2025. Tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan terkait tindak lanjutnya,” ujar Welmince kepada wartawan, Kamis (12/03/2026).

‎Welmince mengaku sudah bertahun-tahun tidak mendapatkan nafkah dari suaminya tersebut. Kondisi itu, menurutnya, dialami bersama dua anak mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎”Sudah sejak 2018 dia sudah pindah di Kupang sini mulai sudah tidak betul. Hubungan kami tidak baik-baik lagi,” katanya.

‎Welmince juga menyebut bahwa suaminya kini tinggal di tempat lain dan tidak lagi bersama dirinya serta anak-anak.

“Dia tidak lagi bersama saya dan anak-anak. Jadi mau dibilang ini kami diperlakukan bukan manusiawi lagi,” ungkapnya.

‎Peristiwa lain terjadi saat Welmince mendatangi rumah (tampak depannya kios,red) tempat yang diduga menjadi lokasi keberadaan suaminya. Saat itu terjadi cekcok di lokasi.

Berdasarkan Pantauan media dilapangan, wartawan yang hendak merekam peristiwa tersebut sempat dihalangi.  Wartawan Fiand Selan bahkan mengaku tangannya dipukul saat mencoba mengambil video.

‎Tidak hanya itu, wartawan DeteksiNTT.com ini juga disebut sempat dikejar saat berada di lokasi kejadian.

‎Sepeda motor yang digunakan wartawan yang berada di sekitar jarak 100 meter dari lokasi tersebut juga kini diketahui, ditahan oleh oknum di rumah tempat kejadian berlangsung.***

‎

‎

‎

Editor : Sardiyanto

Berita Terkait

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎
PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI
Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎
Itikad Baik Tersangka Diapresiasi, Kasus Laka Lantas di Denpasar Berakhir Damai Lewat Restorative Justice
Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎
Mahasiswa FISIP UNWIRA, Bedah Ketimpangan Struktural NTT Lewat Diskusi Kritis Lapak Neraka 
SEPAKAT DAMAI, KEDUA BELAH PIHAK TEMPUH JALUR RESTORATIF JUSTICE
Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Impres Kuanino 3

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 00:41

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎

Friday, 2 October 2026 - 12:42

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Saturday, 26 September 2026 - 13:44

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Thursday, 10 September 2026 - 21:31

Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎

Wednesday, 9 September 2026 - 00:49

Mahasiswa FISIP UNWIRA, Bedah Ketimpangan Struktural NTT Lewat Diskusi Kritis Lapak Neraka 

Berita Terbaru

Hukum

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Friday, 2 Oct 2026 - 12:42

Foto bersama Kuasa Hukum bersama korban usai memberikan keterangan di Polsek Biboki Utara,Foto: Doc.Kuasa Hukum/
‎
‎

Kabupaten Timor Tengah Utara

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Saturday, 26 Sep 2026 - 13:44