HPSN 2026: Donasi Sampahmu.id Pimpin Aksi Bersih Pantai Bersama UKM UM Kupang di Pantai Pasir Panjang

Saturday, 21 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang menggelar aksi clean up di pinggiran Pantai Pasir Panjang, Kota Kupang

mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang menggelar aksi clean up di pinggiran Pantai Pasir Panjang, Kota Kupang

Newsline.id – 21 Februari, dalam rangka memperingati HPSN (Hari Peduli Sampah Nasional), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang menggelar aksi clean up di pinggiran Pantai Pasir Panjang, Kota Kupang. Aksi ini atas dasar kesadaran yang merujuk pada kolaborasi antar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) intra kampus.

Aksi kolaborasi ini digerakkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Donasi Sampahmu.id yang menjadi motor inisiator penggerak dan diikuti oleh beberapa UKM antara lain: Olahraga, Kesenian, Wirausaha, Relawan Multikultural, dan IMM UM.Koe. Aksi yang melibatkan kurang lebih dua ratus mahasiswa menunjukkan betapa besar komitmen serta kesadaran terhadap lingkungan, khususnya persoalan sampah di Kota Kupang.

Lucianos De Hefrianto Persli, selaku Ketua Umum Donasi Sampahmu.id sekaligus inisiator kegiatan, menyampaikan harapannya terhadap gerakan mahasiswa yang menjadi motor penggerak perubahan sosial dan pemerintah sebagai pemegang regulasi kebijakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mahasiswa menjadi motor penggerak perubahan sosial baik ekologis maupun kebijakan, oleh karena itu diperlukan kesadaran yang utuh agar sejalan dengan arah gerakan sosial serta mendukung penuh gerakan mahasiswa, dan pemerintah sebagai pemangku kebijakan yang harus mengeluarkan regulasi yang mendukung gerakan mahasiswa serta melihat relevansinya dengan realitas sosial,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ketua Korkom IMM UM.Koe Fahridun mengungkapkan harapannya terhadap gerakan mahasiswa yang harus didasari dengan niat dan kesadaran guna mendapatkan output yang utuh dalam kerja-kerja konkret yang dilakukan mahasiswa.

“Aksi yang dilakukan ini harus didasari oleh kesadaran, bukan karena unsur pemaksaan atau hanya sekadar ikut-ikutan, karena aksi ini sangat diperlukan oleh mahasiswa sebagai inisiator gerakan yang menjadi parameter keberhasilan serta melahirkan gagasan ekologis yang mengedepankan keadilan dan kesejahteraan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fahridun menegaskan mahasiswa sebagai agen perubahan harus mampu berpikir kritis terhadap regulasi yang tidak mengutamakan keadilan sosial dan ekologis.

“Aksi ini dilakukan atas dasar keresahan kita mahasiswa terkait persoalan sampah yang disebabkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, oleh karena itu kesadaran kritis harus dibangun agar memperkuat gerakan mahasiswa serta mampu menghadirkan solusi-solusi yang relevan terkait persoalan lingkungan, khususnya sampah di Kota Kupang,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan UKM sekaligus Ketua Umum UKM Olahraga, Bung Yanes Seran, mengungkapkan kesan yang sangat baik dalam aksi kolaborasi memperingati Hari Peduli Sampah Nasional.

“Kolaborasi ini sangat terkesan bagi kami semua bahkan masyarakat setempat, karena kolaborasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis dan krusial untuk mengatasi krisis sampah melalui aksi nyata dari hulu ke hilir,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bung Yanes menyampaikan harapannya terkait kolaborasi yang melibatkan mahasiswa dari semua UKM.

“Harapan dari saya, semoga kolaborasi ini diharapkan dapat membuat upaya pelestarian lingkungan membawa dampak baik bagi masyarakat setempat dan menjadi abadi, bukan sekadar seremonial satu hari,” tutupnya.

Dengan adanya aksi ini diharapkan dapat menjadi contoh serta membangun kesadaran masyarakat agar dapat memperhatikan persoalan sampah serta mematuhi peraturan terkait pembuangan sampah pada tempatnya sesuai dengan regulasi yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Wali Kota Kupang.***

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tinju Piala Wali Kota: Olahraga Jadi Energi Kemanusiaan
IKMAS-TTS Siap Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana di Flores
GMNI Kupang Dorong Kampus Terbitkan Kebijakan untuk Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
UMKoe Kirim 1.000 Paket Sembako dan Tim Medis untuk Korban Gempa Flores, Rektor: Ini Tanggung Jawab Kami
Wawali Hadiri Penutupan Pekan QRIS Nasional 2026, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital
Pemkot Kupang Fasilitasi Bantuan Gempa Flores Bersama TASPEN dan Gekraf
Kenakan Busana Adat Flores, Wali Kota dan Wawali Tunjukkan Solidaritas untuk Korban Gempa
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Gempa Flores di Maumere

Berita Terkait

Sunday, 23 August 2026 - 22:05

Tinju Piala Wali Kota: Olahraga Jadi Energi Kemanusiaan

Sunday, 23 August 2026 - 13:02

IKMAS-TTS Siap Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana di Flores

Saturday, 22 August 2026 - 12:22

GMNI Kupang Dorong Kampus Terbitkan Kebijakan untuk Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Thursday, 20 August 2026 - 11:58

UMKoe Kirim 1.000 Paket Sembako dan Tim Medis untuk Korban Gempa Flores, Rektor: Ini Tanggung Jawab Kami

Wednesday, 19 August 2026 - 12:23

Wawali Hadiri Penutupan Pekan QRIS Nasional 2026, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital

Berita Terbaru

Wali Kota Naik Ring, Galang Solidaritas untuk Korban Gempa Flores Jumat (21/08/2026). Foto:PROKOPIM Kota Kupang/

Kota Kupang

Tinju Piala Wali Kota: Olahraga Jadi Energi Kemanusiaan

Sunday, 23 Aug 2026 - 22:05