Puluhan Siswa di Kuwus Diduga Keracunan MBG, Kepala Puskesmas Golowelu Bungkam Saat Dikonfirmasi

Friday, 30 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:(Doc.Ilustrasi Keracunan MBG)

Foto:(Doc.Ilustrasi Keracunan MBG)

Newsline NTT– Insiden dugaan keracunan massal menimpa puluhan pelajar dari beberapa sekolah di Kecamatan Kuwus Kabupaten Manggarai Barat setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (29/01/2026). Para korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Puskesmas Golowelu.

Namun, upaya konfirmasi yang dilakukan media Detailnew.id kepada Kepala Puskesmas Golowelu, Yoseph Sudi, tidak membuahkan hasil. Meski pesan WhatsApp telah dibaca (centang biru) dan panggilan telepon dilakukan, Yoseph enggan memberikan tanggapan.

Sikap tertutup ini berbanding terbalik dengan keterbukaan Yoseph kepada media nasional seperti Viva.co.id dan TVOneNews.com di hari yang sama. Hal ini memicu spekulasi adanya dugaan tekanan atau intimidasi dari pihak tertentu yang membuat sumber informasi terkesan “terbungkam”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, Kapolsek Kuwus, Iptu Arsy Lentar, memberikan pernyataan transparan saat dikonfirmasi. Ia membenarkan pernyataan yang telah beredar di media massa, namun menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi dari pihak keluarga korban.

“Sampai saat ini, dari tanggal 29 hingga 30 Januari 2026, belum ada pihak keluarga yang melaporkan dugaan ini ke pihak kepolisian,” ujar Iptu Arsy Lentar kepada Detailnew.id.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab pasti dugaan keracunan maupun alasan tutup mulutnya pihak otoritas kesehatan setempat kepada media.***

Penulis : SRT

Editor : Sardiyanto

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Jalan Gatsu Depan Mall Living World Mengakibatkan Seorang Ibu Meninggal Dunia
Penuhi Panggilan Polda Bali, Investor Asing Asal PT. NSS Tunjukkan Iktikad Baik Terkait Sengketa Lahan di Seseh
Law Firm James Richard & Partners Dampingi Klien Hadiri Undangan Wawancara di Polres Buleleng
‎Perserikatan Solidaritas Perempuan Menggugat UU Cipta Kerja:Lawan Perampasan Ruang Hidup dan Eksploitasi 
Tiga Warga Adat Soge Natarmage dan Goban Runut Diputus Bebas, KPA Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Nangahale
Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas yang Dilakukan Anak di Bawah Umur Karena Culpa Menyebabkan Meninggalnya Orang Lain.
Gerakan Penolakan PC IMM dan Cipayung Plus Kota Kupang Tolak Gelar “Raja Timor” untuk Jokowi ‎
Cipayung Plus Kota Kupang Gelar Mimbar Bebas, Tegaskan Penolakan Penyematan Gelar Raja Timor kepada Jokowi

Berita Terkait

Friday, 21 August 2026 - 12:37

Kecelakaan Maut di Jalan Gatsu Depan Mall Living World Mengakibatkan Seorang Ibu Meninggal Dunia

Thursday, 20 August 2026 - 21:06

Penuhi Panggilan Polda Bali, Investor Asing Asal PT. NSS Tunjukkan Iktikad Baik Terkait Sengketa Lahan di Seseh

Saturday, 15 August 2026 - 10:56

Law Firm James Richard & Partners Dampingi Klien Hadiri Undangan Wawancara di Polres Buleleng

Friday, 14 August 2026 - 02:04

‎Perserikatan Solidaritas Perempuan Menggugat UU Cipta Kerja:Lawan Perampasan Ruang Hidup dan Eksploitasi 

Friday, 14 August 2026 - 01:27

Tiga Warga Adat Soge Natarmage dan Goban Runut Diputus Bebas, KPA Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Nangahale

Berita Terbaru

Wali Kota Naik Ring, Galang Solidaritas untuk Korban Gempa Flores Jumat (21/08/2026). Foto:PROKOPIM Kota Kupang/

Kota Kupang

Tinju Piala Wali Kota: Olahraga Jadi Energi Kemanusiaan

Sunday, 23 Aug 2026 - 22:05