Pariwisata dan Dampaknya terhadap Kehidupan Masyarakat Lokal di Flores

Sunday, 19 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulau Flores, terutama kawasan Labuan Bajo, kini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Pertumbuhan pariwisata yang pesat membawa peluang ekonomi, namun juga menimbulkan tantangan bagi masyarakat lokal.

Jurnal “Pembangunan Pariwisata dan Dampaknya terhadap Masyarakat Lokal di Flores” (Jurnal Pariwisata Indonesia, 2020) menyajikan analisis mendalam tentang interaksi antara pariwisata dan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat. Tulisan ini tetap relevan hingga kini karena dinamika pariwisata di Flores terus berkembang, dan isu dampak sosial-ekonomi masih menjadi perhatian penting.

​Artikel ini menekankan bahwa pariwisata membuka akses baru terhadap pekerjaan dan sumber pendapatan bagi masyarakat lokal. Banyak warga desa kini terlibat dalam usaha penginapan, restoran, penyewaan kapal, serta kerajinan tangan dan souvenir. Pendapatan tambahan ini berperan signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memberikan peluang pendidikan bagi anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, artikel ini juga menunjukkan bahwa manfaat ekonomi tidak selalu merata. Sektor pariwisata yang dikuasai oleh investor besar atau pihak luar daerah terkadang menempatkan masyarakat lokal sebagai tenaga kerja rendah, sehingga keuntungan yang diterima mereka terbatas.

Yang menarik dari jurnal ini adalah analisis dampak sosial-budaya. Pertumbuhan pariwisata membawa arus budaya baru, gaya hidup perkotaan, dan teknologi modern. Hal ini berpotensi memengaruhi adat-istiadat dan nilai-nilai lokal. Beberapa masyarakat mengalami perubahan pola interaksi sosial, prioritas hidup, dan cara memandang pekerjaan.

 

Penulis : Laurensius Bagus

Editor : Gabriel Esong

Berita Terkait

Kebijakan Pemerintah Harus Disesuaikan dengan Kondisi Ekonomi Masyarakat Menengah ke Bawah
Wawali Buka Event Budaya dan Pesta Rakyat Liliba, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan UMKM ‎
Buka Event Budaya Naioni, Wali Kota: Keberagaman adalah Kekuatan Kota Kupang ‎
Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas yang Dilakukan Anak di Bawah Umur Karena Culpa Menyebabkan Meninggalnya Orang Lain.
Jangan Takut Ancaman Rentenir! Pahami Hak Anda dan Langkah Hukum Menghadapinya
DIGITAL NOMAD VISA (E33G): Solusi atau Malah Salah Sasaran?
MERANTAU BUKAN BUDAYA, TAPI AKIBAT LEMAHNYA TATA KELOLA: MEMBACA ULANG ALASAN ANAK MUDA NTT PERGI MERANTAU
Melestarikan Budaya Lokal sebagi Identitas Nasional di Tengah Arus Globalisasi dan Perkembangan Teknologi ‎

Berita Terkait

Saturday, 22 August 2026 - 12:37

Kebijakan Pemerintah Harus Disesuaikan dengan Kondisi Ekonomi Masyarakat Menengah ke Bawah

Friday, 14 August 2026 - 03:41

Wawali Buka Event Budaya dan Pesta Rakyat Liliba, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan UMKM ‎

Monday, 10 August 2026 - 16:21

Buka Event Budaya Naioni, Wali Kota: Keberagaman adalah Kekuatan Kota Kupang ‎

Friday, 7 August 2026 - 12:01

Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas yang Dilakukan Anak di Bawah Umur Karena Culpa Menyebabkan Meninggalnya Orang Lain.

Sunday, 2 August 2026 - 21:39

Jangan Takut Ancaman Rentenir! Pahami Hak Anda dan Langkah Hukum Menghadapinya

Berita Terbaru

Wali Kota Naik Ring, Galang Solidaritas untuk Korban Gempa Flores Jumat (21/08/2026). Foto:PROKOPIM Kota Kupang/

Kota Kupang

Tinju Piala Wali Kota: Olahraga Jadi Energi Kemanusiaan

Sunday, 23 Aug 2026 - 22:05