Puluhan Tahun Tanpa Listrik, Warga Tapal Batas Belu Tagih Janji Pemerintah ‎

Tuesday, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Lamaknen Selatan, Belu, menyurati Presiden Prabowo Subianto, menuntut kepastian realisasi listrik PLN dalam waktu dekat.Foto:Dok.Aleto/
‎

Warga Lamaknen Selatan, Belu, menyurati Presiden Prabowo Subianto, menuntut kepastian realisasi listrik PLN dalam waktu dekat.Foto:Dok.Aleto/ ‎

Newsline NTT – Puluhan tahun hidup tanpa listrik, warga di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, tepatnya di Desa Lutharato dan Sisi Fatuberal, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, akhirnya menyuarakan kekecewaan mereka.

‎Melalui pesan terbuka kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, warga meminta kepastian realisasi jaringan listrik yang sebelumnya dijanjikan.Berdasarkan rilis yang diterima melalui pesan WhatsApp.Selasa,(7/04/2026).

Warga menilai pemasangan jaringan listrik oleh PLN belum juga terealisasi, meskipun survei lapangan dan perencanaan teknis telah dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Salah satu warga, Yosep Loro, mengaku sempat menaruh harapan besar setelah tim PLN melakukan survei menggunakan drone dan menyampaikan rencana kebutuhan material hingga tenaga kerja kepada aparat dusun.

“Disampaikan bahwa 29 Maret 2026 tiang listrik akan diturunkan, tetapi sampai sekarang belum ada realisasi. Kami merasa hanya diberi harapan,” ujarnya.

‎Pihak PLN Kabupaten Belu membenarkan bahwa survei telah dilakukan. Namun, proses lanjutan disebut masih menunggu keputusan pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM.

‎Kondisi ini memicu kekecewaan warga yang menilai belum adanya kejelasan tanggung jawab antar pihak terkait.

‎Dalam pesan terbuka bertajuk “Salam Cinta, Salam Juang”, warga menegaskan bahwa masyarakat perbatasan bukan bagian yang boleh diabaikan dalam pembangunan. Mereka mengingatkan peran sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara.

‎Warga pun mendesak pemerintah segera memberikan kepastian waktu realisasi listrik, bukan sekadar janji berulang tanpa kejelasan.Mereka juga Mengancam akan melakukan demonstrasi besar-besaran ketika Pemerintah hanya diam dan membisu.

‎Kekecewaan warga nampaknya sudah mencapai puncaknya,Salah satu tokoh pemuda setempat yang enggan disebutkan namanya menegaskan bahwa kesabaran masyarakat ada batasnya.

‎Masyarakat sudah terlalu lama kenyang dengan janji. Jika dalam waktu satu minggu ke depan tiang listrik tidak juga diturunkan, kami akan melakukan konsolidasi massa.

“Kami akan menduduki Kantor DPRD, PLN, dan Kantor Bupati Belu untuk menagih janji yang selama ini dikhianati,” pungkasnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, masyarakat di wilayah tapal batas tersebut masih menanti hadirnya listrik sebagai kebutuhan dasar untuk menunjang kehidupan sehari-hari.***

Editor : Sardiyanto

Berita Terkait

Waspada!! Narkotika menyerang kalangan remaja dan dewasa
Ramai Fenomena “Bule Nakal” di Bali, Pekerja Lokal Dirugikan Modus Penipuan Wisatawan  
Wasekjen BEM Nusantara NTT Soroti Penggusuran Pesisir Ndao Ende, Tekankan Pentingnya Dialog ‎
Perlindungan Hukum Terhadap Warga Negara Indonesia Dalam Hal Perselisihan Perjanjian Dengan Warga Negara Asing di Wilayah Bali
KONTRAKTOR LOKAL DIDUGA DITIPU WNA DALAM PROYEK VILA DI BALI, KASUS DITANGANI KANTOR HUKUM TERNAMA
Kuasa Hukum Nonny L. K. L. Bantah Pernyataan Arman Tanonob yang Dinilai Menyudutkan Kliennya
Dampingi Saksi Kunci, Tim Kuasa Hukum James Richard & Partners Kawal Kasus Penipuan di Polda Bali
Fabianus Nahak Dorong Solusi Konkret untuk Gedung Polsek Raimanuk ‎
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 April 2026 - 11:45

Waspada!! Narkotika menyerang kalangan remaja dan dewasa

Wednesday, 15 April 2026 - 22:32

Ramai Fenomena “Bule Nakal” di Bali, Pekerja Lokal Dirugikan Modus Penipuan Wisatawan  

Wednesday, 15 April 2026 - 15:19

Perlindungan Hukum Terhadap Warga Negara Indonesia Dalam Hal Perselisihan Perjanjian Dengan Warga Negara Asing di Wilayah Bali

Wednesday, 15 April 2026 - 15:04

KONTRAKTOR LOKAL DIDUGA DITIPU WNA DALAM PROYEK VILA DI BALI, KASUS DITANGANI KANTOR HUKUM TERNAMA

Wednesday, 15 April 2026 - 12:56

Kuasa Hukum Nonny L. K. L. Bantah Pernyataan Arman Tanonob yang Dinilai Menyudutkan Kliennya

Berita Terbaru

I Nyoman Krisna Divayana, seorang konselor adiksi di salah satu lembaga rehabilitasi dan juga sebagai paralegal di kantor hukum James Richard and Partners. (Sumber Dok. Istimewa)

Nasional

Waspada!! Narkotika menyerang kalangan remaja dan dewasa

Thursday, 16 Apr 2026 - 11:45