Tak Kunjung Difungsikan, Warga Oekofu Minta Lahan Gedung Polsek Raimanuk Lebih Baik di Kosongkan  ‎

Friday, 27 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Kantor Polsek Raimanuk, asrama polisi, dan rumah dinas Kapolsek di Dusun Oekofu yang dibiarkan terbengkalai.(Foto:Dok.Deni Manek)
‎

Kondisi Kantor Polsek Raimanuk, asrama polisi, dan rumah dinas Kapolsek di Dusun Oekofu yang dibiarkan terbengkalai.(Foto:Dok.Deni Manek) ‎

Newsline NTT – Pembangunan gedung Polsek di Dusun Oekofu, Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, yang dimulai sejak tahun 2005, hingga kini belum menunjukkan kejelasan fungsi. Proyek tersebut dilaporkan mulai mandek sekitar tahun 2013 hingga 2016, dan sampai sekarang belum difungsikan sebagaimana mestinya.

‎Sempat beroperasi sebagai pos bantu di Desa Mandeu, pelayanan kepolisian kemudian dipindahkan ke Desa Rafae hingga saat ini. Sementara itu, bangunan Kapolsek di Oekofu dibiarkan terbengkalai, termasuk rumah jabatan Kapolsek yang kosong sejak masa kepemimpinan Kapolsek Petrus Taka.

‎Mewakili masyarakat Dusun Oekofu, Deni Manek menyampaikan kekecewaan warga atas kondisi tersebut. Ia menegaskan, apabila instansi terkait tidak memiliki niat untuk mengoperasikan kantor tersebut, maka masyarakat meminta agar lahan yang digunakan dapat dikosongkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎”Kalau memang tidak difungsikan, sebaiknya lahan itu dikosongkan agar bisa dikelola kembali oleh pemilik ulayat atau pihak yang dahulu menghibahkan,” ujar Deni Manek kepada wartawan Neswline melalui WhatsApp Jum’at,(27/03/2026).

‎Menurutnya Kekecewaan warga muncul karena semangat awal penyerahan tanah adalah untuk mendukung pelayanan keamanan bagi masyarakat. Namun, hingga kini harapan tersebut belum terwujud.

Sejumlah warga bersama Ketua suku Lobor Laen saat membahas kondisi gedung Kapolsek Raimanuk yang tidak terawat.Foto:Deni Manek/

‎Emanuel Nahak, Ketua Suku Lobor Laen, menegaskan bahwa tanah yang diberikan kepada pihak kepolisian  dilandasi dengan niat baik demi kepentingan keamanan masyarakat. Namun, kondisi gedung yang kini terbengkalai dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap hak ulayat masyarakat adat.

‎”Tanah ini kami serahkan dengan niat baik untuk mendukung keamanan. Tetapi melihat gedung yang rusak dan dibiarkan kosong, kami merasa hak ulayat kami disia-siakan. Secara hukum dan adat, jika tujuan awal pemberian lahan tidak terpenuhi, maka kami berhak mengambil kembali untuk dikelola secara produktif oleh anggota suku,”tegasnya

‎Masyarakat Dusun Oekofu menyatakan akan terus menyuarakan tuntutan ini hingga ada kepastian dari pihak Polres Belu terkait status dan pemanfaatan gedung Kapolsek tersebut.***

‎

Editor : Sardiyanto

Berita Terkait

LAPORAN NAIK SIDIK KUASA HUKUM APRESIASI PENYIDIK SEKALIGUS MEMONITOR PROSES PENYIDIKAN.
‎Audiensi dengan Kaprodi, Mahasiswa PGSD UMKOE Dorong Penurunan Harga Baju dari Rp650 Ribu Menjadi Rp450 Ribu
Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎
PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI
Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎
Itikad Baik Tersangka Diapresiasi, Kasus Laka Lantas di Denpasar Berakhir Damai Lewat Restorative Justice
Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎
SEPAKAT DAMAI, KEDUA BELAH PIHAK TEMPUH JALUR RESTORATIF JUSTICE

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 02:13

LAPORAN NAIK SIDIK KUASA HUKUM APRESIASI PENYIDIK SEKALIGUS MEMONITOR PROSES PENYIDIKAN.

Thursday, 22 October 2026 - 13:45

‎Audiensi dengan Kaprodi, Mahasiswa PGSD UMKOE Dorong Penurunan Harga Baju dari Rp650 Ribu Menjadi Rp450 Ribu

Wednesday, 7 October 2026 - 00:41

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎

Friday, 2 October 2026 - 12:42

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Saturday, 26 September 2026 - 13:44

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Berita Terbaru

Hukum

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Friday, 2 Oct 2026 - 12:42