Ketua Umum IMMALA Kupang Soroti Progres Penanganan Dugaan Korupsi RS Pratama Wewiku di Kejati NTT ‎

Wednesday, 4 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Mahasiswa Pencari Keadilan:Foto:Doc.Istimewa
‎

Aliansi Mahasiswa Pencari Keadilan:Foto:Doc.Istimewa ‎

Newsline NTT – Ketua Umum IMMALA Kupang Hironimus Klau,mengkritik kinerja Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur yang dinilai lamban dalam menangani kasus dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Wewiku.

‎Sejak 27 Januari 2026, Aliansi Mahasiswa Pencari Keadilan telah menggelar aksi di kantor Kejati NTT untuk mempertanyakan perkembangan penanganan kasus tersebut. Namun hingga hari ini, belum terlihat adanya langkah konkret yang signifikan dari pihak Kejati NTT.

‎Dalam dialog saat aksi berlangsung, pihak Kejati NTT menyampaikan bahwa proses penanganan masih menunggu kedatangan ahli. Akan tetapi, alasan tersebut dinilai tidak lagi relevan dengan kondisi di lapangan. Pasalnya, sampai saat ini publik belum mendapatkan kejelasan mengenai progres hukum perkara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Ketua Umum IMMALA Kupang menilai lambannya proses hukum dalam kasus dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Wewiku menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

‎*Ada apa di balik persoalan ini?* tegasnya.

‎Ia juga menduga adanya sesuatu yang tidak beres dalam proses penanganan perkara tersebut, dan meminta agar Kejati NTT tidak bermain-main dengan kasus yang menyangkut kepentingan publik.

‎Menurutnya, RS Pratama Wewiku bukan sekadar bangunan fisik atau proyek infrastruktur semata. Fasilitas tersebut merupakan benteng keselamatan warga negara dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.

‎”Tindakan korupsi di sektor kesehatan adalah perbuatan melawan hukum yang tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

‎IMMALA Kupang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan kasus dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Wewiku hingga ada kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat.***

‎

Penulis : Sardiyanto

Berita Terkait

LAPORAN NAIK SIDIK KUASA HUKUM APRESIASI PENYIDIK SEKALIGUS MEMONITOR PROSES PENYIDIKAN.
‎Audiensi dengan Kaprodi, Mahasiswa PGSD UMKOE Dorong Penurunan Harga Baju dari Rp650 Ribu Menjadi Rp450 Ribu
Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎
PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI
Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎
Itikad Baik Tersangka Diapresiasi, Kasus Laka Lantas di Denpasar Berakhir Damai Lewat Restorative Justice
Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎
SEPAKAT DAMAI, KEDUA BELAH PIHAK TEMPUH JALUR RESTORATIF JUSTICE

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 02:13

LAPORAN NAIK SIDIK KUASA HUKUM APRESIASI PENYIDIK SEKALIGUS MEMONITOR PROSES PENYIDIKAN.

Thursday, 22 October 2026 - 13:45

‎Audiensi dengan Kaprodi, Mahasiswa PGSD UMKOE Dorong Penurunan Harga Baju dari Rp650 Ribu Menjadi Rp450 Ribu

Wednesday, 7 October 2026 - 00:41

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎

Friday, 2 October 2026 - 12:42

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Saturday, 26 September 2026 - 13:44

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Berita Terbaru

Hukum

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Friday, 2 Oct 2026 - 12:42