Kader GRD Ultimatum Kapolres Manggarai Terkait Kelangkaan BBM dan Dugaan Mafia

Thursday, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Azis kader GRD Manggarai (GE/Newline NTT)

Ruteng, Newline NTT — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, dalam sepekan terakhir memicu keresahan masyarakat. Antrian panjang di SPBU dan lonjakan harga eceran BBM di pinggir jalan menjadi pemandangan yang kian lazim.

Menanggapi situasi tersebut, Gerakan Revolusi Demokratik (GRD) melalui salah satu kadernya, Azis, melayangkan ultimatum keras kepada Kapolres Manggarai. Dalam aksi demonstrasi yang digelar di halaman Polres Manggarai pada 20 November 2025, GRD menuntut penertiban praktik pengisian BBM menggunakan jeriken (crigen) yang dinilai menjadi pemicu utama kelangkaan.

“Hingga kini tidak ada tindakan tegas dari aparat kepolisian sebagaimana yang dijanjikan saat aksi berlangsung. Padahal tuntutan kami jelas, setiap SPBU wajib diawasi aparat kepolisian guna mengurangi pengisian menggunakan crigen,” tegas Azis, mantan Ketua GRD Makassar, kepada Newline NTT, pada Kamis, (27/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pengisian BBM dengan jeriken membuka ruang bagi oknum tak bertanggung jawab untuk membeli dalam jumlah besar dan menjual kembali dengan harga tinggi. Praktik ini, kata Azis, sangat merugikan masyarakat kecil yang kesulitan mendapatkan BBM dengan harga wajar.

“Ini yang isi pakai crigen, mereka jual lagi BBM dengan harga yang tinggi untuk dapat keuntungan besar. Sementara masyarakat lain punya hak yang sama untuk mengisi BBM, sangat susah dapat bensin,” ujarnya.

Azis juga mengungkapkan bahwa harga bensin eceran saat ini melonjak drastis, mencapai Rp25 ribu hingga Rp50 ribu per botol. Ia menilai kondisi tersebut sebagai bentuk ketidakadilan yang harus segera ditindak.

“Bayangkan, sekarang bensin sebotol dihargai Rp25 ribu hingga Rp50 ribu. Masyarakat terpaksa beli karena stok di SPBU sudah habis akibat pengisian crigen,” tambahnya.

GRD mendesak Kapolres Manggarai untuk menunjukkan komitmen dalam menertibkan distribusi BBM dan memberantas praktik mafia yang merugikan masyarakat. Jika tidak ada langkah konkret dari pihak kepolisian, GRD menyatakan siap mengambil tindakan lanjutan.

 

Editor : Gabriel Esong

Berita Terkait

Penuhi Panggilan Polda Bali, Investor Asing Asal PT. NSS Tunjukkan Iktikad Baik Terkait Sengketa Lahan di Seseh
Law Firm James Richard & Partners Dampingi Klien Hadiri Undangan Wawancara di Polres Buleleng
‎Perserikatan Solidaritas Perempuan Menggugat UU Cipta Kerja:Lawan Perampasan Ruang Hidup dan Eksploitasi 
Tiga Warga Adat Soge Natarmage dan Goban Runut Diputus Bebas, KPA Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Nangahale
Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas yang Dilakukan Anak di Bawah Umur Karena Culpa Menyebabkan Meninggalnya Orang Lain.
Gerakan Penolakan PC IMM dan Cipayung Plus Kota Kupang Tolak Gelar “Raja Timor” untuk Jokowi ‎
Cipayung Plus Kota Kupang Gelar Mimbar Bebas, Tegaskan Penolakan Penyematan Gelar Raja Timor kepada Jokowi
UM.Koe Siap Dukung PON XXII 2028, Terima Kunjungan Kemenko PMK, Kemenpora, KONI NTT, dan Diaspora NTT

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 21:06

Penuhi Panggilan Polda Bali, Investor Asing Asal PT. NSS Tunjukkan Iktikad Baik Terkait Sengketa Lahan di Seseh

Saturday, 15 August 2026 - 10:56

Law Firm James Richard & Partners Dampingi Klien Hadiri Undangan Wawancara di Polres Buleleng

Friday, 14 August 2026 - 02:04

‎Perserikatan Solidaritas Perempuan Menggugat UU Cipta Kerja:Lawan Perampasan Ruang Hidup dan Eksploitasi 

Friday, 14 August 2026 - 01:27

Tiga Warga Adat Soge Natarmage dan Goban Runut Diputus Bebas, KPA Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Nangahale

Friday, 7 August 2026 - 12:01

Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas yang Dilakukan Anak di Bawah Umur Karena Culpa Menyebabkan Meninggalnya Orang Lain.

Berita Terbaru