RUTENG, Newsline.id — Pemerintah Kabupaten Manggarai serius menggarap sektor pariwisata sebagai motor ekonomi daerah. Program unggulan yang dicanangkan berfokus pada pengembangan destinasi wisata berbasis komunitas dan penguatan identitas budaya lokal, pada Sabtu (25/10/2025).
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai, Aloisius Jebarut, menjelaskan bahwa fokus utama adalah menjadikan masyarakat lokal sebagai subjek sekaligus penerima manfaat utama dari industri pariwisata.
Berikut adalah program-program strategis yang sedang dan akan terus dijalankan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program Unggulan Pariwisata Aloisius Jebarut merinci empat program utama yang bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing pariwisata Manggarai:
- Pengembangan Desa Wisata: Program ini menitikberatkan pada pengembangan desa wisata dan homestay berbasis masyarakat. Contohnya, di kampung adat seperti Todo, Wae Rebo, dan Ruteng Pu’u, dilakukan pelatihan intensif mengenai hospitality dan pengelolaan homestay kepada warga lokal.
- Peningkatan Infrastruktur Pariwisata: Pemerintah terus melakukan penataan kawasan wisata alam dan budaya. Ini mencakup penyediaan sarana pendukung seperti jalur tracking, pembangunan toilet yang layak, pemasangan papan informasi, dan penyiapan spot foto yang menarik.
- Digitalisasi Promosi Pariwisata: Untuk memperluas jangkauan, promosi dilakukan secara digital melalui pengembangan konten, website, dan media sosial resmi pariwisata Manggarai, serta menjalin kerja sama strategis dengan agen perjalanan.
- Penyelenggaraan Event Pariwisata: Dinas Pariwisata aktif menggelar event tahunan sebagai daya tarik wisata. Acara seperti Festival Golo Curu dan pertunjukan seni Caci Manggarai digelar untuk memperkuat identitas budaya lokal.
Upaya Promosi Budaya dan Peningkatan SDM
Selain pengembangan destinasi, upaya pelestarian budaya juga menjadi bagian integral dari strategi pariwisata. Program ini mencakup:
- Pendokumentasian dan Promosi Warisan Budaya seperti tari-tarian tradisional, musik lokal, dan situs bersejarah.
- Pentas Seni Daerah dan festival yang secara rutin melibatkan kelompok seni, sekolah, dan komunitas budaya.
- Pendidikan dan Pelestarian Budaya melalui program edukasi bagi generasi muda tentang nilai-nilai adat Manggarai, serta pelatihan komprehensif bagi pemandu wisata budaya.
- Pelatihan SDM Pariwisata yang berfokus pada standar pelayanan dan etika pariwisat
Pemberdayaan Masyarakat Lokal agar berperan aktif sebagai tuan rumah yang ramah dan berwawasan budaya, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang aman dan nyaman.
“Kami ingin Manggarai menggapai mimpi menjadi destinasi unggulan yang berbasis pada kearifan lokal. Kunci keberhasilannya adalah sinergi antara pemerintah, pelaku wisata, dan disiplin masyarakat dalam melestarikan budaya dan menjaga standar pelayanan,” tutup Aloisius Jebarut.
Penulis : SRT
Editor : Media NewslineNtt








