Labuan Bajo, Newsline.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat resmi menerima Dokumen Master Plan Desa Tanjung Boleng dari Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) bersama Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta.
Penyerahan Dokumen Master Plan
Penyerahan dokumen berlangsung di ruang rapat Bupati Manggarai Barat, Jumat (24/10/2025), disaksikan oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Frans Tegu, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta tim dari UPH.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dokumen diserahkan oleh Plt. Direktur Utama BPOLBF, Dwi Marhen Yono, kepada Asisten I Sekretariat Daerah Manggarai Barat, Hilarius Madin, yang mewakili pemerintah daerah.
Potensi dan Panduan Investasi
Hilarius Madin menyampaikan bahwa Desa Tanjung Boleng memiliki potensi besar di bidang pariwisata dan menjadi salah satu kebanggaan daerah. Ia menuturkan, minat investor untuk berinvestasi di desa tersebut cukup tinggi, dan dengan adanya master plan, pemerintah kini memiliki panduan yang jelas dalam mengelola dan menerima investasi.
“Tidak sedikit investor yang ingin berinvestasi di sana. Dengan adanya master plan ini, tidak ada lagi keraguan bagi pemerintah untuk menerima investasi karena semuanya sudah memiliki panduan yang jelas,” ujarnya.
Dampak Positif Bagi Masyarakat
Ia menambahkan, dokumen tersebut diharapkan dapat menjadi acuan strategis dalam pengembangan Desa Wisata Tanjung Boleng secara terarah, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, Staf Ahli Kemenparekraf RI Frans Tegu menilai keberadaan master plan ini tidak hanya penting bagi Desa Tanjung Boleng, tetapi juga bagi desa-desa wisata di sekitarnya.
“Melalui skenario penyebaran pertumbuhan, desa-desa wisata di sekitar Labuan Bajo bisa berkembang sesuai tahapan yang baik,” katanya.
Sinergi Pembangunan Pariwisata
Dengan adanya Master Plan Desa Tanjung Boleng ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dapat mempercepat pembangunan pariwisata berkelanjutan di kawasan Labuan Bajo dan sekitarnya
Penulis : Gabriel Esong
Editor : Media NewslineNtt








