Newsline.id – Kebakaran hebat melanda sebuah bengkel motor di Wae Kesambi, Labuan Bajo, pada Senin malam, 26 Agustus 2025, sekitar pukul 21.30 WITA. Api menghanguskan sembilan unit sepeda motor dan sejumlah barang berharga dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp6 miliar.
Api sempat menjalar ke arah rumah warga yang berdiri persis di samping bengkel. Petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku agar api tidak merembet lebih jauh. Hingga pukul 22.30 WITA, kobaran api masih disertai ledakan berkala.
Suasana panik menyelimuti warga sekitar. Sejumlah orang membantu pemilik rumah mengamankan barang-barang, seperti kasur, lemari, dan perabotan rumah tangga ke seberang jalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan Suara Flores di lokasi menunjukkan puluhan personel gabungan dikerahkan. Mobil pemadam kebakaran milik Polres Manggarai Barat, TNI AL, Satpol PP, Damkar Bandara, Damkar Brimob, hingga mobil tangki swasta turun membantu memadamkan api.
Pemilik bengkel, Andi Gunawan Sudario (35), mengaku baru mengetahui bengkelnya terbakar setelah dihubungi kerabatnya. Ia bergegas kembali ke lokasi setelah meninggalkan bengkel pada pukul 19.30 WITA.
“Saya tiba di sini, api sudah besar di bagian depan. Belum tahu penyebab pastinya. Kerugian kurang lebih Rp6 miliar. Di dalam ada sembilan motor, satu sedang diperbaiki, sisanya milik saya. Ada juga HP senilai Rp13 juta, tabungan sekitar Rp20–30 juta, serta barang-barang lain seperti oli,” jelas Andi.
Ia mengatakan ledakan yang terdengar berasal dari carbu cleaner dan pilox yang tersimpan di dalam bengkel.
“Kalau soal penyebab, saya tidak tahu. Hanya sempat terdengar ledakan dari karbu cleaner dan pilox,” ujarnya.
Andi juga menegaskan bahwa sebelum meninggalkan bengkel, ia sudah mencabut semua perangkat elektronik.
“Saat pulang, semua colokan saya cabut, kecuali WiFi dan CCTV. Begitu api menyala, CCTV langsung offline karena kabel terbakar,” katanya.
Bangunan bengkel berukuran 13×37 meter itu terbuat dari baja ringan. Menurut Andi, bengkel biasanya buka pukul 07.30 pagi hingga sore.
Proses pemadaman berlangsung hingga api berhasil dijinakkan, disusul pendinginan untuk mencegah perambatan.
Seorang warga yang ikut membantu pemadaman mengatakan api sulit dipadamkan karena terus terjadi ledakan.
“Kami kaget saat melihat asap tebal dari pasar. Api tinggi sekali. Petugas pemadam sangat kesulitan karena ledakan terus-menerus,” ungkapnya.***
Reporter: johanes









