Warga Serbu Reses, Rikard Persly Serap Aspirasi Air Bersih dan Pendidikan di Elar

Sunday, 25 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elar, NEWSLINE.ID – Reses bukan sekadar rutinitas bagi Anggota DPRD Manggarai Timur, Rikardus A. Persly. Politisi muda Partai Golkar dari Dapil IV (Elar, Sambi Rampas, Elar Selatan, Congkar) itu menjadikan momentum ini sebagai jembatan nyata menyerap suara rakyat—khususnya mereka yang selama ini jarang terdengar.

Bertempat di Kampung Nao, Desa Compang Soba dan Kampung Rese, Desa Sisir, Kecamatan Elar, Sabtu (24/5/2025), Rikard Persly berdialog langsung dengan masyarakat yang antusias menghadiri kegiatan reses tersebut. Tak sekadar hadir, warga membawa aspirasi mendesak: kebutuhan air minum bersih, gedung sekolah layak, hingga alat pertanian.

“Dalam masa reses ini, saya datang bukan untuk bicara panjang lebar, tapi untuk mendengar. Karena suara masyarakat adalah kompas arah perjuangan kami di DPRD,” tegas Rikard kepada media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Air Bersih, Keluhan Paling Mendesak

Di kedua desa, krisis air bersih menjadi keluhan utama. Kepala Desa Compang Soba, Rius Jaka, dengan suara lantang menyampaikan kondisi mereka. Meski fasilitas MCK sudah tersedia, air bersih masih menjadi barang langka.

“Hampir semua rumah punya MCK, tapi tidak ada air. Ini bukan sekadar kekurangan, ini krisis kemanusiaan,” ujar Rius, disambut anggukan warga yang hadir.

Warga pun menitipkan harapan kepada Rikard agar proyek jaringan air minum bersih (AMB) diperluas dari Desa Lengko Namut ke Desa Sisir dan Compang Soba. Mereka percaya, perjuangan itu tak akan sia-sia jika didorong oleh perwakilan mereka di parlemen.

Sekolah Rusak, Guru Minta Kepedulian

Selain air, dunia pendidikan juga tak luput dari sorotan. Patris Wajeng, guru SMP 13 Elar, menggambarkan kondisi gedung sekolah yang mengkhawatirkan.

“Saya selalu bilang ke anak-anak: kalau gempa, cepat lari keluar kelas. Kami takut bangunannya roboh,” tutur Patris dengan nada getir. Dinding retak, atap lapuk, dan pintu rusak menjadi pemandangan sehari-hari di ruang kelas mereka.

Ia berharap, Rikard bisa membawa aspirasi ini ke meja pengambilan keputusan dan memperjuangkan pembangunan kembali tiga ruang kelas yang nyaris tak layak huni.

Warga Apresiasi: Reses Jadi Ruang Harapan

Warga Desa Compang Soba dan Desa Sisir menyambut positif kehadiran Rikard Persly. Bagi mereka, reses kali ini lebih dari sekadar agenda DPRD. Ini adalah ruang yang membuka harapan dan keberanian untuk bersuara.

“Apresiasi besar untuk Pak Rikard. Ia datang dan mendengarkan langsung, bukan lewat laporan,” kata salah satu warga. “Kami percaya, suara kami tak akan berhenti di tenda ini.”

Rikard: “Saya Tidak Berjanji, Tapi Saya Pastikan Akan Berjuang”

Menanggapi keluhan warga, Rikard Persly menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan ia kawal hingga ke sidang paripurna DPRD. Ia mengakui tantangan fiskal daerah yang sedang ketat akibat efisiensi anggaran nasional, namun berkomitmen menjadikan aspirasi ini sebagai prioritas.

“Terkait air minum bersih, ini juga bagian dari upaya penanganan stunting. Saya akan dorong agar jaringan AMB diperluas. Tidak bisa janji semua cepat, tapi saya pastikan tidak ada suara yang hilang,” ungkap Rikard, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Partai Golkar Manggarai Timur.

Ia juga meminta pemerintah daerah dan dinas terkait agar menindaklanjuti keluhan ini secara serius. Menurutnya, pembangunan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tapi juga tentang membangun rasa percaya dan harapan masyarakat.

Penutup

Beberapa jam reses mungkin terasa singkat. Namun bagi warga Desa Sisir dan Compang Soba, itu adalah titik awal dari perjuangan panjang. Ketika negara terasa jauh, harapan bisa hadir lewat kehadiran seorang wakil rakyat yang mendengar dan membawa suara mereka ke ruang-ruang kekuasaan.***

 

Relorter: hefri

Berita Terkait

IKBEM Malang Perkuat Solidaritas Antar Anggota Dengan Mengelar Lebaran Bersama
Warga Soroti Kondisi Jalan di Dusun Pongcoa yang Tak Kunjung Diaspal ‎
Revitalisasi SMPN 6 Pcoranaka Bukti Kolaborasi yang Menguatkan Pendidikan Pedalaman
Pengurus OSIS SMAN 1 Periode 2026/2027 Pocoranaka Resmi Dilantik
Mahasiswa UT Borong Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Longsor Goreng Meni
‎Aktivitas Ekonomi Terhambat, Warga Desak Pemkab dan DPRD Dapil IV Manggarai Timur
Menunggu dibawah Reruntuhan: Ketika Regulasi Lebih Kuat dari Kemanusiaan di Manggarai Timur
Darurat Perlindungan Anak dan Perempuan di Manggarai Timur: Kasus Pelecehan Seksual Melonjak, Polres Matim Siaga Penu
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 22 March 2026 - 17:45

IKBEM Malang Perkuat Solidaritas Antar Anggota Dengan Mengelar Lebaran Bersama

Saturday, 21 February 2026 - 17:59

Warga Soroti Kondisi Jalan di Dusun Pongcoa yang Tak Kunjung Diaspal ‎

Saturday, 7 February 2026 - 19:35

Revitalisasi SMPN 6 Pcoranaka Bukti Kolaborasi yang Menguatkan Pendidikan Pedalaman

Tuesday, 3 February 2026 - 01:00

Pengurus OSIS SMAN 1 Periode 2026/2027 Pocoranaka Resmi Dilantik

Sunday, 1 February 2026 - 12:47

Mahasiswa UT Borong Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Longsor Goreng Meni

Berita Terbaru

I Nyoman Krisna Divayana, seorang konselor adiksi di salah satu lembaga rehabilitasi dan juga sebagai paralegal di kantor hukum James Richard and Partners. (Sumber Dok. Istimewa)

Nasional

Waspada!! Narkotika menyerang kalangan remaja dan dewasa

Thursday, 16 Apr 2026 - 11:45