Rapat Panas di DPRD Manggarai Barat: Adu Jotos Warnai RDP soal Privatisasi Pantai Labuan Bajo

Tuesday, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, NEWSLINE.ID — Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Paripurna DPRD Manggarai Barat pada Senin (28/4/2025) mendadak panas. Bukan hanya debat sengit, pertemuan penting soal privatisasi pantai di Labuan Bajo itu bahkan diwarnai baku pukul!

Ketegangan memuncak ketika Ketua Lembaga Pengkaji dan Pengembangan Demokrasi Manggarai (LPPDM), Marsel Ahang, meluapkan emosinya saat Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), Hendrikus Rani Siga, sedang memberikan penjelasan.

“Cukup sudah penjelasan Anda! RDP ini hanya sandiwara, jauh dari substansi!” seru Marsel Ahang dengan suara lantang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak terima, Hendrikus Rani Siga — yang akrab disapa Hendri — langsung turun dari podium menghampiri Ahang sambil berteriak, “Diam kau! Kau ini seperti preman!”
Kedua pria bertubuh kekar itu pun saling dorong hingga baku pukul tak terhindarkan.

Adu fisik ini sontak membuat seisi ruangan gaduh. Anggota DPRD dan para aktivis yang hadir bergegas melerai keduanya sebelum situasi makin memburuk. Akibat insiden ini, rapat yang dipimpin Ketua DPRD Mabar harus diskors selama 30 menit.

Akar Masalah: Privatisasi Pantai dan Ruang Laut
RDP ini digelar atas desakan sejumlah aktivis lingkungan yang geram dengan maraknya privatisasi pantai dan ruang laut di Labuan Bajo. Salah satu suara keras datang dari Dr. Bernadus Barat Daya, Ketua Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Cabang Manggarai Barat.

Dalam pernyataannya, Dr. Bernadus menuding pemerintah, baik pusat maupun daerah, abai dan saling lempar tanggung jawab soal izin pembangunan hotel-hotel yang mengambil alih sempadan pantai.

“Pemerintah daerah harus tegas! Ini wilayah mereka, jangan hanya beralasan karena izin dari pusat. Di lapangan, tetap pemerintah daerah yang berwenang!” tegasnya.

Desakan Investigasi Total
Tak berhenti di situ, desakan membentuk Panitia Khusus (Pansus) pun menggema. Ketua Formap Mabar, Rafael Taher, menduga kuat adanya gratifikasi dalam penerbitan izin-izin hotel tersebut.

“Ada 11 hotel yang kena sanksi denda pada 2017, tapi nasib kasusnya tidak jelas! Ada hotel yang bangunannya bahkan sudah menjulur sampai bibir pantai. Ini ada permainan! Kami minta DPRD bentuk Pansus, lakukan investigasi total, dan bawa temuan ini ke kepolisian, kejaksaan, bahkan KPK!” tegas Rafael disambut riuh dukungan.

Dalam rapat itu, hadir pula berbagai organisasi masyarakat seperti PMKRI Cabang Labuan Bajo, LSM LPPDM, Forum Masyarakat Bersama Manggarai Barat, serta para pejabat daerah seperti Sekda Fransiskus S. Sodo dan Kepala ATR/BPN Gatot Suyanto.

RDP ini bukan hanya memperlihatkan ketegangan, tetapi juga menjadi sinyal keras bahwa masyarakat Labuan Bajo tak tinggal diam terhadap privatisasi ruang publik yang mengancam masa depan pariwisata dan kelestarian lingkungan.

Penulia: DJOHANES BENTAH

Berita Terkait

Angur Putra Sutar, Figur Muda Labuan Bajo yang Menawarkan Kerja Nyata dan Visi Nasional
Bus Mitsubishi Terjun Jurang di Trans Flores Mbeliling, Tak Ada Korban Jiwa
Suara yang Mengguncang Malam: Ketua LSM Ilmu Laporkan Ancaman dari Kadis Pariwisata Labuan Bajo
Polisi Evakuasi dan Identifikasi Jenazah WNA Kanada di Kamar Hotel Labuan Bajo  
DI BALIK GOTONG ROYONG PEMUDA: KISAH JEMBATAN DAN JALAN YANG DITINGGAL PEMERINTAH ‎ 
Alumni MA Jabal Nur Watulendo Jadi Prajurit di Usia 21 Tahun, Enam Kali Gagal Tak Surutkan Langkah, Lolos di Percobaan Ketujuh ‎
Klaim Bukti Cukup Diragukan, Penggeledahan Rumah Gabriel Jahang Memicu Kritik Publik
TKA Gerbang Baru Pendidikan Indonesia Ujian Serentak Dimulai
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 12 April 2026 - 00:58

Angur Putra Sutar, Figur Muda Labuan Bajo yang Menawarkan Kerja Nyata dan Visi Nasional

Thursday, 19 February 2026 - 09:04

Bus Mitsubishi Terjun Jurang di Trans Flores Mbeliling, Tak Ada Korban Jiwa

Tuesday, 17 February 2026 - 08:37

Suara yang Mengguncang Malam: Ketua LSM Ilmu Laporkan Ancaman dari Kadis Pariwisata Labuan Bajo

Monday, 16 February 2026 - 09:28

Polisi Evakuasi dan Identifikasi Jenazah WNA Kanada di Kamar Hotel Labuan Bajo  

Saturday, 7 February 2026 - 15:54

DI BALIK GOTONG ROYONG PEMUDA: KISAH JEMBATAN DAN JALAN YANG DITINGGAL PEMERINTAH ‎ 

Berita Terbaru

I Nyoman Krisna Divayana, seorang konselor adiksi di salah satu lembaga rehabilitasi dan juga sebagai paralegal di kantor hukum James Richard and Partners. (Sumber Dok. Istimewa)

Nasional

Waspada!! Narkotika menyerang kalangan remaja dan dewasa

Thursday, 16 Apr 2026 - 11:45