Generasi Muda NTT Gaungkan Semangat Persatuan: Dari Dialog Kebangsaan Hingga Aksi Nyata di Kupang

Saturday, 19 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Newsline.id | 19 april 2025 — Di jantung Kota Kupang yang hangat dan berangin, semangat Indonesia seolah bergelora kembali dari suara-suara muda yang lantang, penuh harap, dan tak gentar menghadapi masa depan. Sebuah dialog publik lintas organisasi kemahasiswaan yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) NTT di Hotel Greenia telah menjelma menjadi panggung persatuan dan komitmen kebangsaan generasi muda Nusa Tenggara Timur.

 

Bukan sekadar diskusi, acara ini adalah seruan kebangkitan dari para pemuda-pemudi NTT yang menatap lurus pada cita-cita besar: Indonesia Emas 2045. Organisasi-organisasi kemahasiswaan seperti GMNI, GMKI, FMN, KMHDI, BEM Nusantara, hingga IMM Kota Kupang, hadir dalam satu barisan, menyatukan suara demi masa depan negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam atmosfer yang dibalut semangat nasionalisme dan kebhinekaan, lahirlah Ikrar Kebangsaan Generasi Muda NTT, sebuah deklarasi tiga poin yang menegaskan sikap dan arah perjuangan mereka:

 

1. Mendukung program pemerintah demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

2. Menolak radikalisme, intoleransi, dan terorisme, serta mendukung aparat keamanan menjaga ketertiban.

3. Aktif membangun Indonesia yang adil, maju, dan bermartabat.

 

“Kami sebagai pemuda NTT siap menjadi penjaga damai, pelindung demokrasi, dan pelopor kemajuan bangsa,” seru Cakti Flobamorrinci A. Kirie, Ketua DPD IMM NTT, saat memimpin pembacaan ikrar. Suaranya menggelegar, menggema di setiap sudut ruangan—seperti menandai sebuah babak baru dalam gerakan pemuda di Bumi Flobamorata.

 

Namun tak hanya bicara, IMM NTT lebih dulu bertindak. Sebelum dialog dimulai, mereka menggelar bakti sosial lintas iman, bertepatan dengan momen Halalbihalal Idulfitri dan Paskah. Mahasiswa dari berbagai agama dan kepercayaan turun ke lapangan bersama, membagikan bantuan tanpa melihat sekat perbedaan.

 

“Kami ingin keberagaman menjadi kekuatan. Bantuan sosial kami berikan tanpa membedakan latar belakang agama, karena inilah wajah sejati Indonesia,” ujar Cakti, penuh ketulusan.

 

Dalam diskusi, hadir pula Amir Kiwang, aktivis senior HMI NTT, yang menyulut semangat kritis di kalangan peserta. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa bukan hanya agen perubahan, tapi juga penjaga nurani bangsa.

 

“Kita tidak bisa diam saat rakyat menghadapi ketidakadilan. Mahasiswa harus peka dan bersuara,” tegasnya.

 

Isu-isu penting turut mencuat: konflik agraria, revisi UU TNI-Polri, hingga tantangan sosial-ekonomi di NTT. Semua dibahas bukan hanya untuk dipahami, tapi untuk direspons dengan aksi.

 

IMM NTT menegaskan, ini bukan sekadar forum seremonial.

 

“Kita harus terus menciptakan ruang-ruang dialog yang memperkuat semangat kebangsaan dan toleransi. Hasil diskusi ini akan kami bawa ke langkah nyata,” tutup Cakti.

 

Dan di Kota Kupang yang tak pernah kehilangan cahaya mataharinya, harapan akan masa depan Indonesia tampak semakin terang—disulut oleh nyala semangat para pemuda yang memilih untuk tidak tinggal diam.***

Penulis: DJOHANES BENTAH

Berita Terkait

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎
Tim PKM-PI Unwira Kupang Ciptakan TempeTech, Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Produktivitas Produksi Tempe
Dari Ketua OSIS hingga Duta Bahasa NTT, Gabriel Rivaldi Seran Kembali ke SMAN Halioan Berbagi Inspirasi
Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎
Mahasiswa FISIP UNWIRA, Bedah Ketimpangan Struktural NTT Lewat Diskusi Kritis Lapak Neraka 
Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Impres Kuanino 3
Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe Sosialisasi di SD Inpres Naikoten 2
81 Merdeka, Buku #Reset Indonesia Bongkar Cara Pusat Mengelola Daerah

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 00:41

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎

Wednesday, 16 September 2026 - 00:04

Tim PKM-PI Unwira Kupang Ciptakan TempeTech, Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Produktivitas Produksi Tempe

Saturday, 12 September 2026 - 00:40

Dari Ketua OSIS hingga Duta Bahasa NTT, Gabriel Rivaldi Seran Kembali ke SMAN Halioan Berbagi Inspirasi

Thursday, 10 September 2026 - 21:31

Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎

Wednesday, 9 September 2026 - 00:49

Mahasiswa FISIP UNWIRA, Bedah Ketimpangan Struktural NTT Lewat Diskusi Kritis Lapak Neraka 

Berita Terbaru

Hukum

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Friday, 2 Oct 2026 - 12:42

Foto bersama Kuasa Hukum bersama korban usai memberikan keterangan di Polsek Biboki Utara,Foto: Doc.Kuasa Hukum/
‎
‎

Kabupaten Timor Tengah Utara

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Saturday, 26 Sep 2026 - 13:44