Video Viral Bongkar Jalan: Kualitas Diduga Bobrok, Kontraktor Kerja Asal-Asalan, Uang Negara Diduga Terbuang Sia-Sia

Monday, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Golo Montas Membongkar Aspal dengan menggunakan jari Tangan

Ruteng, Newsline NTT – Kualitas proyek rehabilitasi Ruas Jalan Paka-Langgo, Desa Golo Muntas Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral di media sosial menunjukkan lapisan aspal mudah dicungkil hanya menggunakan jari tangan. Kejadian ini memicu desakan agar kontraktor pelaksana segera disanksi.

Aspal Terangkat Hanya dengan Jari

Video berdurasi 18 detik dan 56 detik yang beredar luas di media sosial mempertontonkan seorang pria berbaju hitam dengan mudah mengangkat gumpalan aspal dari badan jalan tanpa alat bantu apa pun. Kondisi tersebut mengindikasikan hasil pengerjaan yang diduga jauh dari standar kualitas dan ketahanan konstruksi yang semestinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi pada Senin (17/11/2025), Aloysius Jenudin, warga Desa Golo Muntas, membenarkan dirinya adalah orang dalam video viral itu.

“Kami bongkar karena hasil pekerjaannya tidak berkualitas. Aspalnya bisa dicabut pakai tangan,” tegasnya.

Bantah Tuduhan Merusak dengan Alat Berat

Aloysius juga meluruskan informasi yang menyebut warga merusak jalan menggunakan linggis atau alat berat.

“Tidak benar kami pakai linggis. Saya bongkar pakai tangan saja. Jadi saya bongkar pakai tangan, bukan pakai linggis,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembongkaran dilakukan bersama warga sebagai bentuk protes, dan mereka bahkan mengajak petugas sub proyek untuk menyaksikan langsung kondisi permukaan jalan yang mengelupas.

Keterangan Berseberangan dari PPK PUPR

Polemik semakin memanas setelah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Manggarai, Citra, memberikan klarifikasi yang berbeda seperti yang telah diberitakan oleh beberapa sumber media.

Menurutnya, kerusakan pada jalan tersebut bukan akibat buruknya kualitas pekerjaan, melainkan karena warga yang membongkar jalan, dan warga bersangkutan disebut telah meminta maaf serta memperbaiki kerusakan.

Namun, pernyataan itu bertolak belakang dengan penegasan Aloysius, yang menyatakan pembongkaran dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kualitas proyek, dan dilakukan di hadapan petugas, bukan secara diam-diam.

Publik Mendesak Pengawasan dan Sanksi

Kasus viral ini kembali menjadi contoh pentingnya pengawasan publik terhadap pemanfaatan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Manggarai.

Masyarakat mendesak Pemerintah Daerah Manggarai untuk melakukan:

  1. Audit mutu pekerjaan,
  2. Investigasi terhadap kontraktor pelaksana, dan
  3. Tindak Tegas apabila ditemukan unsur kelalaian atau praktik asal-asalan terhadap kontraktor pelaksana pengerjaan.

 

Penulis : Gabriel Esong

Berita Terkait

TRAGEDI CUNCA WULANG: Dua Wisatawan Austria Tewas Jatuh dari Jembatan Gantung, Praktisi Hukum Soroti Tanggung Jawab Pengelola 
Kongres dan MPA PMKRI 2026: Momentum Besar dari Ruteng untuk Indonesia
Hardiknas 2026: Pemkab Manggarai Dorong Pendidikan Bermutu
PERMAI Kupang Gelar Pembukaan LKTD di STIM Kupang
Wajah Baru Pimpin Kecamatan, Bupati Nabit Tekankan Kehadiran di Lapangan
75 Pejabat Administrator Dilantik, Bupati Nabit: Jabatan Harus Disyukuri dengan Integritas
RJ Kembali Dilaporkan ke Polres Manggarai, Wartawan Obor Timur Jadi Korban Makian di Grup WhatsApp
Bupati Kupang Dorong SMPN 1 Jadi Sekolah Unggulan, Awasi TKA dan Program Makan Bergizi Gratis  

Berita Terkait

Wednesday, 27 May 2026 - 14:02

TRAGEDI CUNCA WULANG: Dua Wisatawan Austria Tewas Jatuh dari Jembatan Gantung, Praktisi Hukum Soroti Tanggung Jawab Pengelola 

Sunday, 24 May 2026 - 15:39

Kongres dan MPA PMKRI 2026: Momentum Besar dari Ruteng untuk Indonesia

Monday, 4 May 2026 - 12:39

Hardiknas 2026: Pemkab Manggarai Dorong Pendidikan Bermutu

Saturday, 25 April 2026 - 22:59

PERMAI Kupang Gelar Pembukaan LKTD di STIM Kupang

Friday, 24 April 2026 - 16:47

Wajah Baru Pimpin Kecamatan, Bupati Nabit Tekankan Kehadiran di Lapangan

Berita Terbaru