Home / TNI

Kesaksi Sidang Kasus Prada Lucky: Ibu Angkat Ungkap Luka dan Ancaman dari Senior

Tuesday, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NewslineNTT. id– Sidang Pengadilan Militer III-15 Kupang mendadak hening ketika Maria, ibu angkat almarhum Prada Lucky Saputra Namo, memberikan kesaksian dengan suara bergetar. Ia hadir untuk menceritakan pengalaman terakhirnya bersama sang anak angkat sebelum Prada Lucky ditemukan tewas usai diduga dianiaya oleh seniornya di satuan Yonif 743/PSY.

Dalam kesaksiannya, Maria mengungkapkan bahwa Prada Lucky sempat menunjukkan luka-luka di tubuhnya akibat penganiayaan yang dilakukan oleh para senior.

“Lucky membuka baju dan menunjukkan luka-luka di punggung, lengan, dan paha. Saya lihat ada bekas memar dan cambukan,” ujarnya di hadapan majelis hakim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menuturkan, luka-luka itu muncul setelah almarhum mengaku dicambuk menggunakan selang kompresor oleh para seniornya di asrama.

Menurutnya, pada suatu malam, Prada Lucky juga sempat menelpon ibu kandungnya melalui Messenger, dan dalam percakapan itu, sempat terjadi dialog menggetarkan.

“Ibu kandungnya tanya, ‘siapa yang pukul?’ dan Lucky jawab, ‘Bama dengan Dansi,’” tutur Maria.

Beberapa waktu kemudian, Maria juga menerima telepon dari salah satu senior Prada Lucky, yang menanyakan keberadaan almarhum.

“Mereka tanya, ‘halo ibu, ada Lucky di sana?’ tapi saya ingat pesan Lucky, katanya kalau ada yang cari, bilang saja saya tidak ada,” ungkapnya.

Tak lama setelah itu, dua senior Prada Lucky datang ke rumah Maria bersama seorang anggota TNI berpangkat Serda Lalu. Mereka sempat meminta lokasi rumahnya dan datang langsung menjemput Lucky.

“Serda Lalu bilang Lucky tidak boleh ke mana-mana. Lalu dua senior datang, langsung masuk kamar. Tak lama Lucky keluar dan duduk di ruang tamu. Mereka lalu pamit bawa Lucky ke batalion sekitar jam sembilan pagi,” kenang Maria.

Sebelum mereka pergi, Maria sempat menitip pesan yang kini terasa seperti firasat terakhir.

“Saya bilang, ‘tolong jangan pukul lagi Lucky, kasihan anak orang,’” ucapnya lirih.

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 4 Agustus, Maria menerima kabar duka dari ibu kandung Prada Lucky bahwa anaknya dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.

“Ibu Lucky telpon saya, bilang anaknya di rumah sakit. Saya takut, karena mereka bilang banyak aturan. Tapi akhirnya saya bisa masuk dan menjenguk Lucky,” tuturnya.

Kesaksian Maria menjadi salah satu yang paling menyentuh dalam sidang tersebut. Ia menggambarkan penderitaan seorang prajurit muda yang diduga menjadi korban kekerasan berulang di lingkungan militer yang seharusnya menjadi tempat belajar kedisiplinan dan kehormatan.***

Penulis : DJOHANES BENTAH

Berita Terkait

Sidang Prada Lucky Mamo: Saksi Ricard Ungkap Malam Penyiksaan Brutal, dari Cambuk, Borgol, hingga Cabai Ulek
TMMD Kodim 1612/Manggarai: Sumur Bor Solusi Permanen Air Bersih untuk Warga Kampung Lengor.
Satgas TMMD Ke-126 Kodim Manggarai ‘Suntik’ Semangat Gotong Royong Warga Beamese
Memperkuat Nadi Pertanian: Warga Riung Bersyukur, Saluran Irigasi Rusak Kini Kokoh Berkat TNI
Kodim 1612/Manggarai dan Warga Genjot Pembangunan Irigasi Wae Lenteng di Cibal
Penuh Kekecewaan, Ibu-Ibu Seleksi Calon Tamtama TNI AD di Kupang Nilai Panitia Tak Transparan
Menhan Sjafrie Ingatkan Pentingnya Sejarah dalam Pembekalan SPPI di Malang
Tinjau Pendidikan SPPI di Akademi Angkatan Udara, Menhan Sjafrie : Baktikan Diri Dengan Penuh Dedikasi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 4 November 2025 - 16:09

Kesaksi Sidang Kasus Prada Lucky: Ibu Angkat Ungkap Luka dan Ancaman dari Senior

Thursday, 30 October 2025 - 05:49

Sidang Prada Lucky Mamo: Saksi Ricard Ungkap Malam Penyiksaan Brutal, dari Cambuk, Borgol, hingga Cabai Ulek

Monday, 27 October 2025 - 16:49

TMMD Kodim 1612/Manggarai: Sumur Bor Solusi Permanen Air Bersih untuk Warga Kampung Lengor.

Sunday, 26 October 2025 - 19:56

Satgas TMMD Ke-126 Kodim Manggarai ‘Suntik’ Semangat Gotong Royong Warga Beamese

Monday, 20 October 2025 - 09:09

Memperkuat Nadi Pertanian: Warga Riung Bersyukur, Saluran Irigasi Rusak Kini Kokoh Berkat TNI

Berita Terbaru

I Nyoman Krisna Divayana, seorang konselor adiksi di salah satu lembaga rehabilitasi dan juga sebagai paralegal di kantor hukum James Richard and Partners. (Sumber Dok. Istimewa)

Nasional

Waspada!! Narkotika menyerang kalangan remaja dan dewasa

Thursday, 16 Apr 2026 - 11:45