Manggarai Timur All Out Perangi Stunting: Strategi Komprehensif Tekan Angka Gizi Buruk

Saturday, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manggarai Timur, Newline NTT – Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Matim) menunjukkan keseriusan penuh dalam upaya mengatasi dan menurunkan angka stunting di wilayahnya. Melalui serangkaian langkah strategis dan konkret, pemerintah daerah bergerak cepat untuk memastikan generasi masa depan Matim tumbuh optimal.

Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Timur, dr. Surip Tintin, menegaskan bahwa penanganan stunting memerlukan pendekatan multidimensi dan kolaboratif. Berbagai upaya telah dijalankan, mencakup mulai dari intervensi kesehatan ibu dan anak hingga perbaikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan angka stunting di Manggarai Timur dapat menurun signifikan,” ujar dr. Tintin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lima Pilar Strategi Konkret Matim

Program penurunan stunting yang diusung oleh Pemkab Manggarai Timur didasarkan pada lima pilar utama:

  1. Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA): Pemerintah fokus pada pencegahan sejak dini dengan memberikan tablet tambah darah secara rutin kepada remaja putri dan ibu hamil. Penguatan juga dilakukan pada pelayanan kesehatan komprehensif bagi ibu hamil dan sistem rujukan bumil yang terstruktur.
  2. Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat: Upaya edukasi kesehatan digencarkan melalui Posyandu sebagai garda terdepan. Selain itu, Pemkab bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan untuk mendorong pemanfaatan pekarangan warga guna meningkatkan ketersediaan sumber pangan bergizi keluarga secara mandiri.
  3. Kerja Sama Lintas Sektor: Matim aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga swasta dan NGO (LSM), untuk menyatukan sumber daya dan keahlian dalam penanganan stunting, memastikan program berjalan terintegrasi.
  4. Perbaikan Sanitasi dan Lingkungan: Faktor lingkungan menjadi perhatian penting. Pemerintah terus mendorong program peningkatan sanitasi dan penyediaan jamban sehat untuk menekan potensi infeksi yang dapat menghambat penyerapan nutrisi pada anak.
  5. Evaluasi dan Pemantauan Berkelanjutan: Untuk memastikan efektivitas dan kemajuan program, pemerintah secara rutin melakukan evaluasi internal dan bersama lintas sektor.

Hasil Positif Mulai Terlihat

Upaya keras ini mulai membuahkan hasil. Hingga Agustus 2024, sejumlah kecamatan di Manggarai Timur dilaporkan telah menunjukkan hasil positif yang signifikan dalam penurunan angka stunting.

Pemkab Matim berkomitmen untuk terus memperkuat dan memperluas jangkauan program ini demi mewujudkan generasi emas yang sehat dan berkualitas, bebas dari stunting.

Penulis : SRT

Editor : Gabriel Esong

Berita Terkait

Kongres dan MPA PMKRI 2026: Momentum Besar dari Ruteng untuk Indonesia
Hardiknas 2026: Pemkab Manggarai Dorong Pendidikan Bermutu
RJ Kembali Dilaporkan ke Polres Manggarai, Wartawan Obor Timur Jadi Korban Makian di Grup WhatsApp
Bupati Kupang Dorong SMPN 1 Jadi Sekolah Unggulan, Awasi TKA dan Program Makan Bergizi Gratis  
Jalan Rusak Tunbaun, Mahasiswi Politik Kupang Kritik Lemahnya Respons Pemerintah NTT
Umat Katolik di Cancar, Adakan Seribu Lilin Untuk Perdamaian Dunia
IKBEM Malang Perkuat Solidaritas Antar Anggota Dengan Mengelar Lebaran Bersama
Warga Soroti Kondisi Jalan di Dusun Pongcoa yang Tak Kunjung Diaspal ‎

Berita Terkait

Sunday, 24 May 2026 - 15:39

Kongres dan MPA PMKRI 2026: Momentum Besar dari Ruteng untuk Indonesia

Monday, 4 May 2026 - 12:39

Hardiknas 2026: Pemkab Manggarai Dorong Pendidikan Bermutu

Tuesday, 21 April 2026 - 16:25

RJ Kembali Dilaporkan ke Polres Manggarai, Wartawan Obor Timur Jadi Korban Makian di Grup WhatsApp

Wednesday, 15 April 2026 - 11:15

Bupati Kupang Dorong SMPN 1 Jadi Sekolah Unggulan, Awasi TKA dan Program Makan Bergizi Gratis  

Thursday, 9 April 2026 - 00:28

Jalan Rusak Tunbaun, Mahasiswi Politik Kupang Kritik Lemahnya Respons Pemerintah NTT

Berita Terbaru