JERITAN DI SDI WONTONG: Dana BOS Mandek, Puluhan Guru Honorer Tercekik Tanpa Gaji Berbulan-bulan

Tuesday, 21 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan Sekolah SD Inpres Wontong (Dok:SRT/NewslineNtt)

Ruteng, NewslineNTT – Dunia pendidikan di Kabupaten Manggarai kembali diselimuti kabar yang sangat memprihatinkan. Hingga hari ini, Selasa (21/10/2025), pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk SDI Wontong, Kecamatan Reok Barat, dilaporkan belum juga terealisasi.

Akibat fatalnya, nasib puluhan guru honorer di sekolah tersebut kini terkatung-katung, terancam tidak menerima gaji selama berbulan-bulan. Suasana haru dan penuh keputusasaan mewarnai koridor sekolah tersebut.

Beberapa guru honorer terlihat penuh haru, menunjukkan betapa beratnya beban ekonomi yang mereka tanggung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagaimana kami bisa menghidupi keluarga? Gaji ini adalah satu-satunya tumpuan kami,”ujar salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya karena khawatir akan adanya dampak buruk.

Mirisnya, meski tuntutan pengabdian mereka setara dengan pendidik lainnya, kenyataan pahit yang harus dihadapi para guru honorer ini adalah bekerja tanpa kepastian upah.

“Kami sudah mengabdi, kami sudah mengajar, tetapi hak kami sebagai tenaga pendidik belum dibayar selama beberapa bulan. Kami berharap ada perhatian segera,” tambahnya.

Keterlambatan pencairan dana BOS ini tidak hanya berdampak pada gaji guru honorer, tetapi juga berpotensi mengganggu operasional vital sekolah, mulai dari penyediaan alat tulis, pemeliharaan fasilitas, hingga kegiatan belajar-mengajar (KBM).

Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan Belum Memberi Tanggapan

Dalam upaya mengklarifikasi isu krusial ini, tim media NewslineNTT telah berulang kali mencoba menghubungi pihak terkait.

Konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Kepala Sekolah SDI Wontong hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan respons sama sekali. Sikap bungkam ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat dan wali murid.

Tidak berhenti di situ, upaya klarifikasi juga dilayangkan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Manggarai untuk meminta penjelasan resmi dan solusi konkret terkait kemandekan dana BOS ini. Namun, hingga saat ini, pejabat di tingkat dinas pun belum memberikan tanggapan atau pernyataan apa pun.

Keadaan yang sangat memprihatinkan ini menuntut respons cepat dan tegas dari Pemerintah Kabupaten Manggarai. Para guru, orang tua, dan masyarakat berharap pemerintah dapat segera mengambil tindakan nyata untuk mencairkan dana BOS dan menyelesaikan masalah tunggakan gaji guru honorer, demi menjamin keberlangsungan pendidikan dan kesejahteraan pahlawan tanpa tanda jasa.

Jeda waktu pembayaran ini harus segera diakhiri demi menyelamatkan nasib para pendidik dan kualitas belajar siswa.

 

Penulis : SRT

Editor : Media NewslineNtt

Berita Terkait

Kebijakan Pemerintah Harus Disesuaikan dengan Kondisi Ekonomi Masyarakat Menengah ke Bawah
UMKoe Kirim 1.000 Paket Sembako dan Tim Medis untuk Korban Gempa Flores, Rektor: Ini Tanggung Jawab Kami
Kenakan Busana Adat Flores, Wali Kota dan Wawali Tunjukkan Solidaritas untuk Korban Gempa
Mahasiswa KKN UMKoe Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Pero Konda ‎
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Gempa Flores di Maumere
10,4 Juta Terkumpul LSF LYCEUM dan BEMJ PBSI Universitas Muhammadiyah Kupang Respon Cepat Gelar Aksi Galang Dana Korban Gempa Flores
Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang Sosialisasikan Anti-Bullying di SDK St. 1 Nanggapanda ‎
‎Perserikatan Solidaritas Perempuan Menggugat UU Cipta Kerja:Lawan Perampasan Ruang Hidup dan Eksploitasi 

Berita Terkait

Saturday, 22 August 2026 - 12:37

Kebijakan Pemerintah Harus Disesuaikan dengan Kondisi Ekonomi Masyarakat Menengah ke Bawah

Thursday, 20 August 2026 - 11:58

UMKoe Kirim 1.000 Paket Sembako dan Tim Medis untuk Korban Gempa Flores, Rektor: Ini Tanggung Jawab Kami

Monday, 17 August 2026 - 16:16

Kenakan Busana Adat Flores, Wali Kota dan Wawali Tunjukkan Solidaritas untuk Korban Gempa

Sunday, 16 August 2026 - 22:33

Mahasiswa KKN UMKoe Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Pero Konda ‎

Sunday, 16 August 2026 - 20:40

BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Gempa Flores di Maumere

Berita Terbaru