Jokowi akan tempuh upaya Hukum, Terkait Fitnah Ijazah Palsu kepadanya.

Wednesday, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

SURAKARTA, newsline.id – Firmanto Laksana kuasa hukum Jokowi menyampaikan bahwa bapak Jokowi, mantan presiden Republik Indonesia ke 7 akan menempuh jalur hukum, terkait dengan meluasnya isu ijazah palsu yang ia alami.

Firman menyatakan sedang mempersiapkan data-data terkait dengan persiapan upaya hukum yang akan di lakukan untuk memulihkan nama baik dari bapak Jokowi.

“ rencananya minggu depan kita akan melakukan upaya hukum tersebut, antara lain pencemaran nama baik, dan hal-hal lain, sedang kami formulasikan supaya lebih pas nanti kita akan buka secepatnya” kata Firman  Rabu (16/04/2025) petang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditambahkan narasi polemik ijazah palsu yang di sampaikan pihak-pihak tertentu  sangat merugikan pribadi bapak Jokowi, untuk itu sebagai manusia biasa bapak Jokowi juga merasa risih dan ingin memproses permasalahan ini, supaya dapat di hentikan dugaan-dugaan dan hal-hal negatif yang merugikan.

“ ini berpotensi merugikan masyarakat umum karena bisa saja kepada siapa saja dia akan menuduh, yang uniknya dia menuding itu palsu tetapi tidak membuktikan itu palsu, dia menunjuk palsu tetapi yang di suruh membuktikan kita, nah gimana coba, inikan debat kusir “ imbuh Firman

Firman mengungkapkan bahwa polemik ini sudah terjadi sejak dua tahun lalu, dan dan sudah ada putusan yang ingkrah (sudah berkekuatan hukum tetap dan tidak ada lagi upaya hukum selanjutnya), juga sudah diferifikasi oleh pihak Universitas.   Firman menambahkan pihak-pihak yang menuduh Ijazah palsu, ini memang berniat merusak citra dan reputasi Jokowi tanpa alasan, dan  tanpa dasar hukum.

Kompas.com melaporkan Seorang mantan dosen dari Universitas Mataram, Rismon Hasiholan Sianipar kembali  menyangsikan keaslian Ijazah Jokowi, sebagai lulusan Universitas Gajah Mada (UGM), hal ini kemudian memantik polemik di jagat sosial serta masyarakat umum.

Penulis: Ichal/ Penyunting Teks & Gambar : Redaksi

Berita Terkait

Ramai Fenomena “Bule Nakal” di Bali, Pekerja Lokal Dirugikan Modus Penipuan Wisatawan  
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka Pikul Salib di Pawai Paskah Kupang, Serukan Toleransi dan Persatuan
Kuasa Hukum Laporkan Oknum Kontraktor ke Ditreskrimum Polda Bali atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan
Aksi Kemanusiaan Universitas Muhammadiyah Kupang Kumpulkan Rp7,5 Juta untuk Korban Banjir Sumatera
Peserta Green Leadership Indonesia Batch 5 NTT Gelar Beach Clean-Up “GROW to GLOW” di Pantai Pasir Panjang Kupang
Ironi Kasus BBM Ilegal Manggarai: Pekerja Kecil Dipenjara, Penadah dan ASN Pembeli Bebas Berkeliaran
PMKRI: Menggelorakan Semangat Sumpah Pemuda untuk Membangun Bangsa
Sidang Prada Lucky Mamo: Saksi Ricard Ungkap Malam Penyiksaan Brutal, dari Cambuk, Borgol, hingga Cabai Ulek
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 15 April 2026 - 22:32

Ramai Fenomena “Bule Nakal” di Bali, Pekerja Lokal Dirugikan Modus Penipuan Wisatawan  

Monday, 6 April 2026 - 21:53

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka Pikul Salib di Pawai Paskah Kupang, Serukan Toleransi dan Persatuan

Saturday, 7 March 2026 - 12:53

Kuasa Hukum Laporkan Oknum Kontraktor ke Ditreskrimum Polda Bali atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Saturday, 6 December 2025 - 18:32

Aksi Kemanusiaan Universitas Muhammadiyah Kupang Kumpulkan Rp7,5 Juta untuk Korban Banjir Sumatera

Thursday, 27 November 2025 - 09:55

Peserta Green Leadership Indonesia Batch 5 NTT Gelar Beach Clean-Up “GROW to GLOW” di Pantai Pasir Panjang Kupang

Berita Terbaru

I Nyoman Krisna Divayana, seorang konselor adiksi di salah satu lembaga rehabilitasi dan juga sebagai paralegal di kantor hukum James Richard and Partners. (Sumber Dok. Istimewa)

Nasional

Waspada!! Narkotika menyerang kalangan remaja dan dewasa

Thursday, 16 Apr 2026 - 11:45