Bibit siklon tropis Terpantau, Masyarakat NTT diminta Waspada Banjir dan Longsor

Tuesday, 11 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerusakan Yang Diakibatkan Banjir Bandang di Waiwerang, Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Kerusakan Yang Diakibatkan Banjir Bandang di Waiwerang, Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

NTT|newsline.id — Stasiun Meteorologi Eltari Kupang, kembali mengeluarkan pemberitahuan kewaspadaan peningkatan kecepatan angin di wilayah NTT, sejak tanggal 8 hingga 12 Februari 2025.

Kepala Stasiun Meteorologi Eltari Kupang, Sti Nenotek menjelaskan, berdasarkan analisa pola angin gradien 3.000 feet, terpantau adanya Bibit Siklon Tropis 965 di perairan barat Australia Barat yang diperkirakan bergerak kearah Barat Daya menjauhi wilayah Indonesia.

Bibit siklon tropis ini diperkirakan meningkat menjadi Siklon Tropis dalam beberapa hari ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bibit Siklon Tropis 965 ini menyebabkan daerah belokan angin (shear line) di wilayah NTT, sehingga berdampak pada peningkatan kecepatan angin secara signifikan di wilayah NTT. Secara Umum angin di wilayah NTT saat ini bertiup dari arah Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan maksimum mencapai 25 knot (46 km/jam) dan berpotensi akan terjadi peningkatan kecepatan angin ketika menjadi siklon tropis,” jelas Sti dalam rilis yang diterima Minggu (9/2/2025).

Pihaknya mengingatkan masyarakat wilayah Kota Kupang, Kab. Kupang, TTU, TTS, Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai, Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Barat Daya, waspada potensi angin kencang.

Masyarakat diimbau agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan sambaran petir.

Bagi pengguna dan operator jasa transpotasi laut, nelayan, wisata bahari dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir, diimbau untuk mewaspadai potensi gelombang laut tinggi.

“Selalu memantau perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca ekstrim dari 3 BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang,” imbuh dia.(**)

Berita Terkait

Wakil Bupati Kupang Hadiri Paskah EIS, Puji Lingkungan Belajar dan Dorong Sekolah Lain Meniru
Bupati Kupang Dorong SMPN 1 Jadi Sekolah Unggulan, Awasi TKA dan Program Makan Bergizi Gratis  
24 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik, Pemkab Kupang Fokus Percepat Penanganan Stunting dan Kemiskinan
Jalan Rusak Tunbaun, Mahasiswi Politik Kupang Kritik Lemahnya Respons Pemerintah NTT
Jembatan Timor Raya Kupang Putus, Kendaraan Tak Bisa Melintas  ‎
Satu Tahun Kepemimpinan Bupati, Asten Bait:Stop Retorika Politik, Fokus Kebutuhan Rakyat
Advokat Bali Soroti Ketidakadilan Pasal 34 KUHP Baru, Minta Aparat Tegakkan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Pengacara Jadi Garda Terdepan Membela Hak Rakyat, Florianus Aman S.H. Ingatkan Pentingnya Bantuan Hukum

Berita Terkait

Thursday, 16 April 2026 - 01:48

Wakil Bupati Kupang Hadiri Paskah EIS, Puji Lingkungan Belajar dan Dorong Sekolah Lain Meniru

Wednesday, 15 April 2026 - 11:15

Bupati Kupang Dorong SMPN 1 Jadi Sekolah Unggulan, Awasi TKA dan Program Makan Bergizi Gratis  

Tuesday, 14 April 2026 - 16:42

24 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik, Pemkab Kupang Fokus Percepat Penanganan Stunting dan Kemiskinan

Thursday, 9 April 2026 - 00:28

Jalan Rusak Tunbaun, Mahasiswi Politik Kupang Kritik Lemahnya Respons Pemerintah NTT

Thursday, 26 March 2026 - 23:39

Jembatan Timor Raya Kupang Putus, Kendaraan Tak Bisa Melintas  ‎

Berita Terbaru

I Nyoman Krisna Divayana, seorang konselor adiksi di salah satu lembaga rehabilitasi dan juga sebagai paralegal di kantor hukum James Richard and Partners. (Sumber Dok. Istimewa)

Nasional

Waspada!! Narkotika menyerang kalangan remaja dan dewasa

Thursday, 16 Apr 2026 - 11:45