Aktivis Mahasiswa Sandiang Kaya Ndapa Namung Kecam Dugaan Intimidasi dan Kekerasan terhadap Dua Wartawan DeteksiNTT Com ‎

Monday, 16 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Mahasiswa Sandiang Kaya Ndapa Namung Kecam Dugaan Intimidasi dan Kekerasan terhadap Dua Wartawan DeteksiNTT.Foto: Neswline NTT/Sandiang

Aktivis Mahasiswa Sandiang Kaya Ndapa Namung Kecam Dugaan Intimidasi dan Kekerasan terhadap Dua Wartawan DeteksiNTT.Foto: Neswline NTT/Sandiang

Newsline NTT – Aktivis pemuda mahasiswa dan penggiat sosial sekaligus Ketua Bidang Penalaran dan Keilmuan Ikatan Pelajar Mahasiswa Asal Sumba Timur (IPMASTIM) Kupang, Sandiang Kaya Ndapa Namung, mengecam keras dugaan intimidasi dan kekerasan fisik yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian terhadap dua wartawan media DeteksiNTT.com, Deviandi Selan dan Nino Ninmusu, saat menjalankan tugas jurnalistik.

‎Peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh oknum anggota kepolisian berpangkat Bripka, yakni Bripka Semuel Demes Talan, pada Kamis malam (12/3/2026). Selain diduga melakukan intimidasi dan kekerasan fisik, oknum tersebut juga disebut melakukan perampasan sepeda motor milik wartawan yang sedang melakukan peliputan.

‎Sandiang menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap kebebasan pers yang telah dijamin oleh undang-undang. Menurutnya, wartawan memiliki perlindungan hukum dalam menjalankan tugas jurnalistik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎”Jika benar terjadi intimidasi, kekerasan fisik, bahkan sampai pada perampasan kendaraan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugasnya, maka ini adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan mencederai prinsip kebebasan pers dalam negara demokrasi,” tegas Sandiang.

‎Ia juga mendesak Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) untuk segera melakukan penyelidikan secara transparan, profesional, dan akuntabel terhadap dugaan tindakan yang dilakukan oleh oknum anggota tersebut.

‎Institusi kepolisian harus menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum secara adil. Jika terbukti ada pelanggaran yang dilakukan oleh oknum tersebut, maka harus diberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

‎Sandiang menambahkan bahwa jurnalis merupakan mitra strategis dalam menjaga transparansi, kontrol sosial, dan kehidupan demokrasi di tengah masyarakat. Karena itu, segala bentuk intimidasi, kekerasan, maupun tindakan yang menghalangi kerja jurnalistik tidak boleh dibiarkan terjadi.

‎Ia juga mengajak semua pihak untuk menghormati kerja-kerja pers serta menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat dan bebas dari tekanan terhadap jurnalis yang menjalankan tugasnya.

‎”Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa jurnalis dapat bekerja dengan aman tanpa rasa takut. Kebebasan pers adalah pilar penting dalam kehidupan demokrasi,” pungkasnya.***

Editor : Redaksi

Berita Terkait

LAPORAN NAIK SIDIK KUASA HUKUM APRESIASI PENYIDIK SEKALIGUS MEMONITOR PROSES PENYIDIKAN.
‎Audiensi dengan Kaprodi, Mahasiswa PGSD UMKOE Dorong Penurunan Harga Baju dari Rp650 Ribu Menjadi Rp450 Ribu
Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎
PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI
Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎
Itikad Baik Tersangka Diapresiasi, Kasus Laka Lantas di Denpasar Berakhir Damai Lewat Restorative Justice
Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎
Mahasiswa FISIP UNWIRA, Bedah Ketimpangan Struktural NTT Lewat Diskusi Kritis Lapak Neraka 

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 02:13

LAPORAN NAIK SIDIK KUASA HUKUM APRESIASI PENYIDIK SEKALIGUS MEMONITOR PROSES PENYIDIKAN.

Thursday, 22 October 2026 - 13:45

‎Audiensi dengan Kaprodi, Mahasiswa PGSD UMKOE Dorong Penurunan Harga Baju dari Rp650 Ribu Menjadi Rp450 Ribu

Wednesday, 7 October 2026 - 00:41

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎

Friday, 2 October 2026 - 12:42

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Saturday, 26 September 2026 - 13:44

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Berita Terbaru

Hukum

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Friday, 2 Oct 2026 - 12:42