Newsline NTT-Kelompok 28 mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Nitneo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, selama kurang lebih dua bulan.
Kegiatan pengabdian ini diawali dengan pelepasan pada 15 Januari 2026 dan mulai dilaksanakan di lapangan sejak 19 Januari hingga Februari 2026. Program-program yang dijalankan bertujuan memberikan dampak positif bagi masyarakat desa, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.
Kelompok 28 terdiri dari mahasiswa lintas fakultas, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan konsentrasi Bahasa Inggris dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), serta Fakultas Ekonomi dari jurusan Akuntansi dan Manajemen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seluruh program kerja terlebih dahulu didiskusikan secara internal, kemudian disampaikan oleh ketua kelompok kepada Kepala Desa Nitneo dan perangkat desa sebagai bentuk koordinasi dan kerja sama.
Kepala Desa Nitneo, Yothan Minfini, menyambut baik kehadiran mahasiswa UKAW Kelompok 28. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program yang dijalankan karena dinilai membawa manfaat besar bagi kemajuan masyarakat desa.
Ia juga mengapresiasi semangat, dedikasi, dan kerja sama mahasiswa yang mampu menjembatani ilmu akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Pemerintah desa turut menyediakan fasilitas dan ruang kerja yang dibutuhkan serta melibatkan tokoh masyarakat agar setiap program berjalan lancar dan berkelanjutan.
Program utama yang dilaksanakan Kelompok 28 adalah optimalisasi pangan lokal sebagai upaya pencegahan stunting dan penguatan ketahanan pangan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan melalui penanaman sayuran seperti sawi putih dan bayam, serta budidaya ikan lele yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh warga Desa Nitneo. Selain itu, mahasiswa juga membantu pelaku UMKM desa dalam pengolahan sederhana produk dan promosi melalui media sosial.
Di bidang pendidikan, mahasiswa FKIP melaksanakan kegiatan mengajar di SD Inpres Nitneo. Fokus pembelajaran diarahkan pada penguatan Bahasa Inggris, mengingat minimnya tenaga pengajar Bahasa Inggris di sekolah tersebut. Sementara itu, mahasiswa PJKR menerapkan metode pembelajaran berbasis permainan untuk meningkatkan semangat dan minat belajar siswa.
Kepala SD Inpres Nitneo menyambut baik kehadiran mahasiswa dan menyampaikan terima kasih atas kontribusi yang diberikan. Ia menilai metode pengajaran mahasiswa mampu membantu guru dalam proses belajar mengajar serta menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan. Kepala sekolah juga menyatakan ketertarikannya untuk menerapkan metode pembelajaran tersebut di sekolah dan membuka peluang bagi mahasiswa untuk kembali mengajar di waktu mendatang.
Selain di tingkat sekolah dasar, mahasiswa Fakultas Ekonomi juga melaksanakan sosialisasi pengenalan dasar-dasar akuntansi di SMP Negeri 4 Kupang Barat, khususnya bagi siswa kelas IX. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman awal tentang pengelolaan keuangan, seperti mengatur uang jajan sejak dini.
Kelompok 28 juga melaksanakan berbagai program tambahan, antara lain pembuatan papan nama Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan para Kepala Dusun Desa Nitneo, membantu kegiatan pelayanan di puskesmas pembantu (pustu), menggelar senam sehat, serta melaksanakan kerja bakti rutin setiap hari Jumat bersama masyarakat.
Ketua Kelompok 28, Jacob F. Lusi yang akrab disapa Jeko, berharap seluruh program yang telah dijalankan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Nitneo. Ia juga menegaskan pentingnya partisipasi aktif seluruh anggota kelompok agar pengabdian yang dilakukan benar-benar memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi desa.***
Penulis : Sardiyanto
Editor : Sardiyanto









