Inilah Kijang Super 2026 Resmi Meluncur, Ini Simulasi Pajak dan Biaya Tahunan yang Harus Kamu Siapkan

Thursday, 8 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Newsline-NTT – Toyota kembali mengguncang pasar otomotif Indonesia dengan menghadirkan kembali salah satu ikon mobil keluarga paling legendaris: Kijang Super. Di tahun 2026, mobil ini hadir dalam versi modern yang tetap mempertahankan DNA klasiknya, namun dibalut dengan teknologi terkini, termasuk varian hybrid. Kehadiran Kijang Super 2026 bukan hanya membangkitkan nostalgia, tetapi juga menarik perhatian konsumen yang mencari MPV tangguh, nyaman, dan bernilai investasi tinggi.

Namun, sebelum memutuskan untuk meminang mobil ini, penting bagi calon pembeli untuk memahami tidak hanya harga jualnya, tetapi juga besaran pajak tahunan yang harus disiapkan.

Kijang Super 2026: Harga dan Varian

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Toyota Kijang Super 2026 hadir dalam beberapa varian, mulai dari versi standar hingga varian hybrid yang lebih ramah lingkungan. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, harga varian terendah mobil ini dipatok mulai dari Rp240 juta, sedangkan varian menengah berada di kisaran Rp270 juta hingga Rp300 juta tergantung fitur dan spesifikasi.

Desainnya tetap mengusung gaya boxy khas Kijang era 80–90-an, namun dengan sentuhan modern seperti lampu LED, sistem infotainment terkini, dan fitur keselamatan aktif. Varian hybrid bahkan dilengkapi dengan teknologi efisiensi bahan bakar yang membuatnya semakin menarik di tengah tren elektrifikasi kendaraan.

Komponen Pajak Mobil Baru di Tahun 2026

Pemerintah Indonesia telah menerapkan skema pajak kendaraan terbaru yang mulai berlaku pada tahun 2026. Skema ini mencakup beberapa komponen utama yang wajib dibayarkan oleh pemilik kendaraan, terutama saat pembelian mobil baru:

1. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Ini adalah pajak tahunan yang dihitung berdasarkan nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) dan dikalikan dengan tarif tertentu, umumnya 2% untuk kendaraan pribadi.

2. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB)

Dibayarkan satu kali saat pembelian kendaraan baru, besarannya sekitar 10% dari NJKB.

3. SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan)

Besarannya tetap, yaitu Rp143.000 untuk mobil penumpang.

4. Pajak Progresif (jika berlaku)

Jika pemilik memiliki lebih dari satu kendaraan atas nama yang sama, maka akan dikenakan pajak progresif mulai dari 2,5% hingga 10%.

Simulasi Pajak Tahunan Kijang Super 2026

Untuk memberikan gambaran konkret, mari kita simulasikan pajak tahunan Kijang Super 2026 berdasarkan dua skenario harga: varian standar (Rp240 juta) dan varian menengah (Rp300 juta). Nilai jual kendaraan (NJKB) biasanya lebih rendah dari harga on-the-road, namun untuk simulasi ini kita asumsikan NJKB setara dengan 80% dari harga jual.

1. Varian Standar (Harga: Rp240 juta)

– NJKB estimasi: Rp192 juta

– PKB (2%): Rp3.840.000

– SWDKLLJ: Rp143.000

– Total Pajak Tahunan: Sekitar Rp3.983.000

2. Varian Menengah (Harga: Rp300 juta)

– NJKB estimasi: Rp240 juta

– PKB (2%): Rp4.800.000

– SWDKLLJ: Rp143.000

– Total Pajak Tahunan: Sekitar Rp4.943.000

Perlu dicatat bahwa besaran pajak bisa sedikit berbeda tergantung provinsi tempat kendaraan terdaftar, karena beberapa daerah menerapkan tarif PKB yang berbeda atau menambahkan retribusi tambahan.

Biaya Awal: BBN-KB dan Pajak Pertama

Selain pajak tahunan, pembeli mobil baru juga harus membayar BBN-KB saat pertama kali mendaftarkan kendaraan. Menggunakan skenario yang sama:

– Varian Standar (NJKB Rp192 juta) → BBN-KB: Rp19.200.000

– Varian Menengah (NJKB Rp240 juta) → BBN-KB: Rp24.000.000

Dengan demikian, total biaya awal yang harus disiapkan saat membeli Kijang Super 2026 bisa mencapai Rp23–29 juta, tergantung varian yang dipilih. Ini belum termasuk biaya administrasi STNK, plat nomor, dan asuransi kendaraan.

Apakah Pajak Kijang Super 2026 Masih Masuk Akal?

Jika dibandingkan dengan MPV lain di kelasnya, pajak tahunan Kijang Super 2026 tergolong masih wajar dan kompetitif. Bahkan, untuk varian hybrid, efisiensi bahan bakar yang ditawarkan bisa mengimbangi biaya pajak yang sedikit lebih tinggi. Selain itu, Toyota dikenal memiliki nilai jual kembali yang stabil, sehingga biaya kepemilikan jangka panjang tetap menguntungkan.

Tips Mengelola Pajak Kendaraan

1. Gunakan aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) untuk cek dan bayar pajak secara online.

2. Simpan STNK dan bukti pembayaran dengan baik agar mudah saat perpanjangan.

3. Hindari keterlambatan karena denda PKB bisa mencapai 25% dari nilai pajak.

4. Pertimbangkan asuransi kendaraan untuk melindungi aset dari risiko kecelakaan atau kehilangan.

Kesimpulan

Toyota Kijang Super 2026 bukan hanya menawarkan nostalgia, tetapi juga menjadi pilihan rasional bagi keluarga Indonesia yang menginginkan MPV tangguh, nyaman, dan bernilai investasi. Dengan harga mulai dari Rp240 juta dan pajak tahunan sekitar Rp4 jutaan, mobil ini tetap berada dalam jangkauan banyak konsumen. Namun, penting untuk memahami seluruh komponen pajak agar tidak terkejut dengan biaya tambahan saat pembelian maupun perpanjangan tahunan.***

 

Penulis : DJOHANES JULIUS BENTAH

Editor : DJB

Sumber Berita: Suara Flores

Berita Terkait

Harga Baru Motor Metik Rp3 Jutaan 2026, Pilihan Hemat Stylish yang Jadi Incaran Masyarakat Indonesia  
Mercedes Tarik AMG E53 di Australia, Risiko Kabel Transmisi Bisa Sebabkan Mobil Kehilangan Tenaga
Perbedaan Servis Ringan dan Servis Besar: Kapan Harus Dilakukan?
Mobil Keluarga dengan Bagasi Terluas Tahun Ini
Ide Modifikasi Motor Scoopy agar Tampil Unik
Mengenal E-Fuel dan Hidrogen: Energi Bersih untuk Otomotif Masa Depan
Rahasia Fitur Connected Car: Dari Smart Key hingga Infotainment AI
Tren Otomotif Masa Kini: Inovasi Menuju Masa Depan
Simulasi pajak Toyota Kijang Super 2026: hitung biaya tahunan dan BBN-KB berdasarkan harga dan varian terbaru.

Berita Terkait

Wednesday, 11 March 2026 - 05:49

Harga Baru Motor Metik Rp3 Jutaan 2026, Pilihan Hemat Stylish yang Jadi Incaran Masyarakat Indonesia  

Thursday, 22 January 2026 - 05:30

Mercedes Tarik AMG E53 di Australia, Risiko Kabel Transmisi Bisa Sebabkan Mobil Kehilangan Tenaga

Thursday, 8 January 2026 - 23:05

Inilah Kijang Super 2026 Resmi Meluncur, Ini Simulasi Pajak dan Biaya Tahunan yang Harus Kamu Siapkan

Monday, 28 July 2025 - 18:50

Perbedaan Servis Ringan dan Servis Besar: Kapan Harus Dilakukan?

Sunday, 27 July 2025 - 19:14

Mobil Keluarga dengan Bagasi Terluas Tahun Ini

Berita Terbaru

OPINI

OPINI TAJAM & EDUKATIF

Saturday, 23 May 2026 - 19:18