Lembor, Newsline.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, memastikan stabilitas keamanan wilayah melalui penguatan sinergi Tiga Pilar, yang melibatkan Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Dibawah komando Kapolsek Ipda Vinsen Bagus, Polsek Lembor menegaskan bahwa kerja sama dengan Koramil 1612-06/Lembor adalah kunci utama dalam menjaga lingkungan yang aman dan kondusif.
Kapolsek Vinsen Bagus menjelaskan, Polsek Lembor secara intensif menjalin kemitraan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Pemerintah Desa (Pemdes), Tokoh Adat (Toda), Tokoh Agama (Toga), dan tokoh pemuda setempat. Sinergitas dengan TNI/Koramil menjadi bagian integral dari kolaborasi lintas sektor ini, terwujud dalam patroli dan pengamanan bersama.
Pendekatan Adat dalam Penyelesaian Masalah
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu strategi unggulan Polsek Lembor adalah mengedepankan pendekatan adat istiadat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di masyarakat.
“Kami sangat menghormati dan memahami nilai-nilai lokal. Penyelesaian masalah tidak selalu harus melalui jalur formal, banyak kasus yang bisa diselesaikan secara damai dan bermartabat melalui musyawarah adat. Ini adalah cara kami membangun hubungan harmonis dengan warga,” ujar Kapolsek.
Selain itu, personel Polsek Lembor—kerap didampingi Babinsa (TNI)—secara aktif hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, mulai dari acara adat hingga kegiatan keagamaan, guna membangun kedekatan emosional dan kepercayaan.
Melawan Kenakalan Remaja dengan Edukasi Tuntas
Menanggapi tantangan kenakalan remaja, Polsek Lembor tidak tinggal diam. Melalui program edukasi intensif, Polsek aktif mengunjungi sekolah-sekolah untuk memberikan materi pencegahan dan pemahaman mendalam tentang bahaya kenakalan remaja dan dampaknya di masa depan.
Bhabinkamtibmas Polsek Lembor bersama Babinsa juga menjadi garda terdepan dalam menyebarkan himbauan Kamtibmas melalui kunjungan rutin dari rumah ke rumah.
Kapolsek menambahkan, dalam penanganan kasus yang melibatkan anak dan remaja, pihaknya selalu melibatkan peran orang tua/keluarga dan pendamping sosial. Pendekatan holistik ini bertujuan untuk melakukan pembinaan, bukan sekadar penghukuman, agar remaja dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif.
“Dengan sinergi yang kuat antara aparat keamanan, tokoh adat, dan seluruh lapisan masyarakat, Polsek Lembor optimis dapat menciptakan lingkungan yang stabil dan damai, menjadikan Lembor sebagai contoh keberhasilan menjaga Kamtibmas berbasis kearifan lokal,” tutup Kapolsek.
Penulis : SRT
Editor : Media NewslineNtt









